LAMPUNG TIMUR — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sekampung Udik menunjukkan kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan melalui pendekatan keagamaan. Para Penyuluh Agama Islam KUA Sekampung Udik menginisiasi gerakan ekoteologi dengan melakukan penanaman pohon di atas lahan yang diproyeksikan sebagai calon lokasi gedung baru KUA Sekampung Udik, Desa Gunung Sugih Besar, Kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur, Jumat (6/11/2026) pukul 10.00 WIB.
Aksi lingkungan ini melibatkan para penyuluh agama Islam setempat, di antaranya Kartini, S.Ag., Dr. Arrohmatan, M.Pd., Ibrahim Muher, S.H., dan Yusuf, S.Pd.I. Kegiatan penanaman tersebut juga turut dibantu oleh tiga orang siswa dari SMK Ma'arif Penawaja Pugung Raharjo yang tengah melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di KUA Sekampung Udik.
Arrohmatan, salah satu penyuluh yang hadir dilokasi, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar menghijaukan kawasan, tetapi juga merefleksikan nilai-nilai ekoteologi yakni memadukan kesadaran teologis dengan tanggung jawab ekologis dalam menjaga bumi.
"Penanaman ini bertujuan untuk menciptakan keasrian dan kelestarian di atas lahan yang rencananya akan dibangun gedung KUA yang baru dalam waktu dekat," ujar Arrohmatan di sela-sela kegiatan.
Dalam aksi tersebut, tim menanam total delapan bibit pohon produktif dan multiguna yang difungsikan sekaligus sebagai pagar hidup di sekitar area lahan. Jenis tanaman yang dipilih meliputi pohon kelapa, petai, dan kelor.
Selain memperindah lanskap kawasan, pemilihan jenis tanaman ini dinilai memiliki nilai manfaat jangka panjang, baik secara ekologis maupun ekonomis bagi lingkungan sekitar. Melalui gerakan ini, para penyuluh berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya merawat alam dapat terus tumbuh seiring dengan pembangunan fisik sarana pelayanan keagamaan di masa mendatang.
