Lampung Timur (Humas Kankemenag) -- Kantor Kementerian Agama Lampung Timur menggelar Kampanye Mandatory Halal bagi KUA, Madrasah, dan Pondok Pesantren se-Lampung Timur. Hal itu sebagai bentuk ambil bagian sosialisasi dan turut andil mencapai target menjadikan Indonesia sebagai pusat industri halal dunia tahun 2024.
Pernyataan ini diungkapkan Ketua Satgas Halal Kemenag Lamtim H. Masturi, S.Ag. saat memimpin Rapat Kerja Kampanye Mandatory Halal dan Satgas Halal se-Lampung Timur, secara daring via zoom meeting, Jum'at (3/3/2023).
Masturi menuturkan, "Pemerintah menargetkan Indonesia menjadi pusat industri halal dunia tahun 2024. Karena itu, semua produk makanan dan minuman pada 18 Oktober 2024 wajib memiliki sertifikat halal," ungkap Ka Subbag Tata Usaha Kemenag Lampung Timur ini.
Masturi melanjutkan, "Untuk mencapsi target nasional itulah, kita laksanakan Kampanye Mandatory Halal ini selain berfungsi menyatukan pemikiran, juga sebagai upata mencapai target nasional," terangnya.
Lebih lanjut Masturi menjelaskan, target 4000 PU tersertifikasi di Lampung Timur melalui 200 petugas pendamping halal (PPH) terdiri dari unsur PTKIN/PTN, Halal Center. Ormas/Lembaga Islam dan Pesantren. Difokuskan pada pelaku usaha industri kecil dan pelaku usaha UMK yang dikenakan kewajiban Sertifikat Halal tahap pertama.
Semua produk dan jasa, terdiri dari makanan dan minuman, kuliner, warung makan, dan kantin madrasah ditargetkan memiliki sertifikat halal.
Kegiatan Kampanye Mandatory Halal ini dihadiri Kepala Kankemenag Lampung Timur, Sekretaris Satgas Halal, H. Daroji, S. ag.,M.M., para Kepala KUA, Kepala Madrasah, penyuluh agama Islam yang telah lulus dalam pelatihan pendampingan produk halal.
Menyikapi capaian target tersebut, Kakan Kemenag Lamtim, H. Indrajaya, S. Ag., M. Ap. memberi semangat kepada para Pejuang Halal/Pendamping PPH untuk tetap istiqomah dan bersemangat dalam mendampingi PU hingga terbit Sertifikat Halal bagi mereka.
"Target yang hendak kita capai ini tidak berat jika kita kerjakan bersama sama dengan pantauan dan dukungan langsung dari Kepala KUA dan Kepala Madrasah, agar para Pendamping PPH tidak turun semangat dan tetap fokus pada pendampungan dan capaian sertifikasi", jelas Kepala Kankemenag Lampung Timur ini dalam arahannya kepada para anggota kegiatan melalui Kantor Kemenag via zoom meeting. (SZP)
