Search

Kakan Kemenag Lampung Timur Dorong Lingkungan Madrasah Positif melalui Pelatihan School Well-Being di MAN IC

Kakan Kemenag Lampung Timur Dorong Lingkungan Madrasah Positif melalui Pelatihan School Well-Being di MAN IC

Labuhan Ratu, MAN IC (Humas) --- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Lampung Timur, Dr. Rokhman, S.Ag., M.Si., secara resmi mendorong penguatan lingkungan madrasah yang sehat, aman, nyaman, dan ramah perkembangan bagi seluruh warga madrasah. Pesan krusial tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber utama dalam kegiatan Pelatihan School Well-Being bagi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) di MAN Insan Cendekia (IC) Lampung Timur, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan bertema “Mewujudkan Lingkungan Sekolah yang Sehat, Aman, Nyaman, dan Berdaya” ini diikuti oleh 60 peserta. Uniknya, pelatihan tidak hanya melibatkan jajaran guru dan tenaga kependidikan (GTK), tetapi juga merangkul staf tata usaha, petugas keamanan, hingga petugas kebersihan sebagai bagian tak terpisahkan dari ekosistem madrasah.

Dalam pemaparannya, Rokhman menjelaskan bahwa konsep school well-being adalah kondisi ideal di mana seluruh elemen madrasah mulai dari siswa, guru, kepala madrasah, hingga staf pendukung merasa aman, dihargai, serta memperoleh dukungan sosial dan emosional yang memadai.

Menurutnya, kualitas madrasah tidak boleh hanya diukur dari megahnya sarana dan prasarana fisik semata.

"Lingkungan pendidikan yang positif ditentukan oleh kualitas hubungan antarsesama, kesehatan fisik dan mental yang terjaga, serta tersedianya ruang untuk terus mengembangkan potensi diri," ujar Rokhman.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga wellness para pendidik dan tenaga kependidikan. GTK yang sehat secara fisik dan mental akan bekerja lebih optimal, kreatif, serta mampu membangun komunikasi yang harmonis untuk menciptakan iklim belajar yang kondusif bagi para siswa.

Selain aspek kesehatan mental dan lingkungan kerja, Kakan Kemenag Lamtim tersebut mengingatkan pentingnya kompetensi spiritual sebagai fondasi utama pelayanan di madrasah. Nilai-nilai integritas, kepedulian, dan rasa tanggung jawab harus tecermin dalam tindakan sehari-hari.

Ia berharap MAN IC Lampung Timur terus mengukuhkan dirinya sebagai center of excellence pusat pengembangan ilmu pengetahuan, riset, bakat, dan inovasi generasi muda. Tidak kalah penting, Rokhman mendorong MAN IC untuk membuka jaringan kolaborasi yang luas dengan madrasah-madrasah di sekitarnya.

"Saya ingin madrasah kita maju bersama. Yang perlu kita selamatkan bukan hanya kehidupan kita saat ini, melainkan juga masa depan anak cucu kita. Karena itu, saya berharap MAN IC terus mengembangkan riset dan bakat peserta didik, sekaligus membangun kolaborasi dengan madrasah lain agar kita bisa saling belajar dan mengukir prestasi bersama," tegasnya penuh semangat.

Kepala MAN IC Lampung Timur, Dr. H. Muhammad Naim, S.Pi., M.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas arahan dan motivasi yang diberikan oleh Kakan Kemenag Lampung Timur. Menurutnya, pelatihan ini menjadi momentum berharga untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan budaya kerja yang sehat dan bahagia.

"Terima kasih atas pembinaan dan motivasi yang diberikan untuk pengembangan madrasah kami. Pemahaman yang didapat dari pelatihan ini tidak boleh berhenti sebagai teori semata, melainkan harus diimplementasikan dalam interaksi dan aktivitas sehari-hari," ungkap Muhammad Naim.

Melalui pelatihan School Well-Being ini, MAN IC Lampung Timur menegaskan komitmennya untuk terus memelihara lingkungan belajar dan bekerja yang kondusif. Dengan ekosistem yang suportif dan harmonis, seluruh warga madrasah diharapkan dapat tumbuh secara optimal untuk melahirkan generasi yang berkarakter unggul, inovatif, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

(Wid/Tim Humas)