Lampung Timur (Humas Kemenag) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Rokhman, didampingi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Deswin Fitra, menerima audiensi Kelompok Kerja Penyuluh Agama Islam (Pokjaluh) Kabupaten Lampung Timur, Senin (5/10/2026). Audiensi membahas evaluasi program kerja yang telah dilaksanakan serta rencana kegiatan yang masih perlu ditindaklanjuti.
Dalam audiensi tersebut, Pokjaluh yang diwakili Ketua Agus
Salim, Wakil Ketua Khoirurojiin, Sekretaris Saiful Bahtiar, Wakil Sekretaris
Jamaludin, Bendahara Eliyani, dan Wakil Bendahara Chusin Asrori menyampaikan
sejumlah program kerja Pokjaluh, termasuk kegiatan yang telah berjalan maupun
yang belum terlaksana.
Rokhman mengarahkan agar program kerja Pokjaluh ke depan
tidak hanya berfokus pada kegiatan internal, tetapi juga diperkuat melalui
kolaborasi dengan berbagai perangkat daerah dan stakeholder terkait.
Menurutnya, penyuluh memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi dan
pendampingan kepada masyarakat melalui pendekatan keagamaan.
“Program Pokjaluh harus memiliki kemanfaatan yang nyata bagi
masyarakat Lampung Timur. Karena itu, perlu membangun kolaborasi dengan dinas
dan lembaga terkait, sehingga kegiatan yang dilaksanakan dapat lebih luas
dampaknya,” ujar Rokhman.
Ia juga mengarahkan agar Pokjaluh menjalin koordinasi dengan
Kementerian Haji untuk mendukung kegiatan manasik haji, sekaligus mengembangkan
program yang berkaitan dengan pemberdayaan anak dan perempuan. Selain itu,
kolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan stakeholder lainnya
dinilai penting, khususnya dalam upaya memberikan edukasi dan pendampingan
kepada anak dan remaja terkait pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Kepala Seksi Bimas Islam, Deswin Fitra, turut menekankan
pentingnya koordinasi dan sinergi dalam pelaksanaan program agar kegiatan
penyuluh dapat berjalan lebih terarah. Melalui penguatan kerja sama lintas
sektor, Pokjaluh diharapkan mampu menghadirkan program yang responsif terhadap
kebutuhan masyarakat serta mendukung pembangunan kehidupan keagamaan di
Kabupaten Lampung Timur.
