Pekalongan, Lampung Timur – Dalam rangka memohon turunnya hujan serta mengajak umat untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Pekalongan, Miftahus Sodri, S.Sy, melaksanakan Sholat Istisqa bersama para santri MT Pekalongan pada Sabtu, 12 September 2026.
Pelaksanaan Sholat Istisqa berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Para santri mengikuti rangkaian ibadah dengan tertib dan penuh kesungguhan sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama agar Allah SWT memberikan rahmat berupa turunnya hujan yang membawa manfaat bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Miftahus Sodri, S.Sy menyampaikan bahwa Sholat Istisqa merupakan salah satu bentuk ikhtiar umat Islam ketika terjadi kekeringan atau kondisi minimnya curah hujan. Selain melaksanakan sholat, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak istighfar, berdoa, bersedekah, serta melakukan introspeksi dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Sholat Istisqa bukan hanya sebagai bentuk permohonan agar Allah SWT menurunkan hujan, tetapi juga menjadi momentum bagi kita untuk memperbanyak istighfar, memperbaiki diri, dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran keagamaan bagi para santri agar memahami nilai-nilai ibadah dan kepedulian terhadap lingkungan. Para santri diharapkan dapat mengambil hikmah dari pelaksanaan Sholat Istisqa serta membiasakan diri untuk selalu berdoa dan berserah diri kepada Allah SWT dalam setiap keadaan.
Melalui kegiatan ini, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Pekalongan terus berupaya menjalankan peran dalam memberikan pembinaan keagamaan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, sekaligus mengajak seluruh umat untuk memperkuat keimanan, meningkatkan ketakwaan, dan senantiasa memohon pertolongan Allah SWT.
Semoga Allah SWT mengabulkan doa dan ikhtiar seluruh masyarakat, serta segera menurunkan hujan yang membawa keberkahan, kesuburan, dan kemaslahatan bagi seluruh makhluk.
