Mataram Baru (Humas) — Ratusan peserta dari berbagai unsur mengikuti pelaksanaan Salat Istisqa di Lapangan Kecamatan Mataram Baru, Kabupaten Lampung Timur, Senin (14/09/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa dan memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang membawa keberkahan.
Dalam pelaksanaan Salat Istisqa tersebut, Kepala KUA Kecamatan Mataram Baru, H. Kasbolah, M.Pd., bertindak sebagai khatib. Kegiatan diikuti oleh unsur pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para siswa dari lingkungan Yayasan Ma'arif NU Kecamatan Mataram Baru.
Salat Istisqa dilaksanakan dengan penuh kekhusyukan. Ratusan jamaah mengikuti rangkaian ibadah, mulai dari pelaksanaan salat hingga khutbah yang disampaikan oleh H. Kasbolah, M.Pd.
Dalam khutbahnya, H. Kasbolah mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Salat Istisqa sebagai momentum muhasabah dan memperbaiki diri, tidak hanya sekadar memohon turunnya hujan.
Menurutnya, dalam menghadapi kondisi yang membutuhkan turunnya hujan, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak istighfar, bertobat, memperbaiki amal ibadah, memperbanyak sedekah, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
“Salat Istisqa bukan hanya tentang memohon turunnya hujan, tetapi juga menjadi momentum bagi kita untuk kembali kepada Allah SWT, memperbanyak istighfar, memperbaiki diri, dan meningkatkan ketakwaan,” pesan H. Kasbolah dalam khutbahnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan dan menggunakan sumber daya air secara bijaksana. Menurutnya, menjaga kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus ditanamkan sejak dini, khususnya kepada generasi muda.
Kehadiran para siswa, Guru dan Pengurus Yayasan Ma'arif NU Mataram Baru dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan pembelajaran keagamaan secara langsung. Para siswa diajak memahami bahwa ketika menghadapi kondisi tertentu, umat Islam tidak hanya melakukan ikhtiar secara lahiriah, tetapi juga memperkuat ikhtiar batin melalui doa dan ibadah.
Kegiatan Salat Istisqa juga mencerminkan sinergi antara unsur pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, dan masyarakat Kecamatan Mataram Baru. Kebersamaan tersebut menjadi kekuatan sosial sekaligus spiritual dalam menghadapi berbagai kondisi yang terjadi di tengah masyarakat.
Melalui pelaksanaan Salat Istisqa ini, seluruh jamaah berharap Allah SWT mengabulkan doa yang dipanjatkan dan segera menurunkan hujan yang bermanfaat, mencukupi kebutuhan masyarakat, menyuburkan lahan pertanian, serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kecamatan Mataram Baru dan sekitarnya.
(Jun***)
