Lampung Timur (Humas Kemenag) --- Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur turut berpartisipasi dalam Puncak Gerakan Nasional Gema Selawat Kebangsaan dan Khataman Dala’ilul Khayrat yang digelar secara nasional, Senin (7/9/2026).
Jajaran ASN Kemenag Lampung Timur dan Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) mengikuti kegiatan secara luring di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Lampung Timur. Pada saat yang sama, kegiatan juga diikuti secara daring melalui Zoom Meeting yang diselenggarakan Humas Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam.
Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya menyemarakkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW melalui tradisi selawat dan doa bersama. Gerakan Nasional Gema Selawat Kebangsaan digagas Kementerian Agama untuk menghidupkan kembali tradisi selawat, memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta mendoakan kedamaian, persatuan, dan keberkahan bagi bangsa Indonesia.
Peringatan Maulid Nabi juga menjadi momentum untuk mengingat
kembali perjalanan dan keteladanan Rasulullah SAW dalam membangun kehidupan
yang penuh kasih sayang, kepedulian, persaudaraan, dan kedamaian. Nilai-nilai
tersebut diharapkan dapat terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari,
termasuk dalam membangun kerukunan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Pembacaan Dala’il al-Khairat menjadi salah satu rangkaian
dalam gerakan tersebut. Kitab yang berisi kumpulan selawat kepada Nabi Muhammad
SAW itu dibaca secara bertahap selama delapan hari hingga ditutup dengan
khataman pada Senin, 7 September 2026.
Pelaksanaan secara luring dan daring juga menunjukkan bahwa
peringatan Maulid Nabi dapat diisi dengan kegiatan keagamaan yang sederhana
namun tetap memberikan ruang partisipasi yang luas. Masyarakat maupun ASN dapat
mengikuti rangkaian selawat sesuai kondisi dan fasilitas yang tersedia.
Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Kemenag Lampung Timur berharap semangat berselawat tidak berhenti pada rangkaian kegiatan, tetapi terus tumbuh menjadi kepedulian, persaudaraan, serta komitmen untuk menjaga persatuan dan kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.
