Search

KUA Bandar Sribhawono Serahkan ID Mushola untuk Perkuat Pendataan Rumah Ibadah di Bandar Agung

KUA Bandar Sribhawono Serahkan ID Mushola untuk Perkuat Pendataan Rumah Ibadah di Bandar Agung

Bandar Sribhawono (humas)— Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bandar Sribhawono melalui Penyuluh Agama Islam menyerahkan Identitas (ID) Mushola kepada pengurus Mushola Darul Huda dan Mushola Syarif Hidayatulloh di Desa Bandar Agung, Kecamatan Bandar Sribhawono, Kabupaten Lampung Timur, Selasa (11/8/2026).

Penyerahan ID Mushola tersebut dilakukan secara langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Bandar Sribhawono, yakni Ariani, Zainal, dan Suwanto kepada pengurus masing-masing mushola, sebagai bagian dari upaya tertib administrasi dan penguatan data rumah ibadah di wilayah binaan.

Ariani menjelaskan bahwa pemberian ID Mushola merupakan langkah strategis dalam mendukung pendataan rumah ibadah yang akurat dan terintegrasi. Dengan adanya identitas resmi tersebut, keberadaan mushola dapat tercatat dengan baik dalam sistem data keagamaan Kementerian Agama.

“ID Mushola ini menjadi bukti bahwa rumah ibadah telah terdata secara resmi, sehingga memudahkan proses pembinaan, pelayanan, serta pengembangan program keagamaan di masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Suwanto menambahkan bahwa pendataan rumah ibadah merupakan salah satu bentuk pelayanan Kementerian Agama kepada masyarakat. Selain memastikan validitas data, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat sinergi antara KUA dan pengurus rumah ibadah dalam mendukung kegiatan keagamaan.

Pengurus Mushola Darul Huda dan Mushola Syarif Hidayatulloh menyambut baik penyerahan ID Mushola tersebut. Mereka berharap keberadaan identitas resmi ini dapat mendukung pengelolaan mushola yang lebih tertib serta meningkatkan pelayanan keagamaan bagi jamaah.

Melalui kegiatan ini, KUA Bandar Sribhawono terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan keagamaan dan memperkuat pendataan rumah ibadah sebagai bagian dari pembangunan kehidupan beragama yang tertib, moderat, dan berkelanjutan di tengah masyarakat.