Search

REMBUK STUNTING

REMBUK STUNTING

Lampung Timur-(Humas)-Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bandar Sribhawono bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bandar Sribhawono menggelar kegiatan Rembuk Stunting dalam rangka percepatan penurunan angka stunting di Desa Sribhawono, Kecamatan Bandar Sribhawono, Kabupaten Lampung Timur, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan yang mengusung tema "Rembuk Stunting: Percepatan Penurunan Stunting" ini menjadi forum koordinasi lintas sektor untuk menyatukan langkah dan memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan serta penanganan stunting di tingkat desa.

Rembuk Stunting dihadiri oleh unsur Forkopimcam Bandar Sribhawono, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, Tim Penggerak PKK, penyuluh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen terkait yang memiliki peran dalam mendukung peningkatan kesehatan ibu dan anak.

Dalam forum tersebut, peserta membahas berbagai strategi percepatan penurunan stunting, mulai dari penguatan edukasi gizi, peningkatan layanan kesehatan bagi ibu hamil dan balita, optimalisasi peran keluarga, hingga penguatan kolaborasi antarinstansi. Melalui sinergi tersebut, diharapkan program penanganan stunting dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Kepala KUA Kecamatan Bandar Sribhawono menegaskan bahwa upaya pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk penyuluh agama yang berperan memberikan edukasi kepada calon pengantin dan keluarga mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak masa pranikah hingga 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Sementara itu, unsur Forkopimcam Bandar Sribhawono mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat koordinasi dan komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah guna mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Melalui kegiatan Rembuk Stunting ini, diharapkan seluruh hasil pembahasan dapat ditindaklanjuti dalam bentuk program nyata di tingkat desa sehingga target percepatan penurunan angka stunting di Kecamatan Bandar Sribhawono dapat tercapai secara optimal.***Mus