Search

Penyuluh Agama Harus Bergerak dan Berdampak, Pesan Marwansyah dalam Rakor Pokjaluh

Penyuluh Agama Harus Bergerak dan Berdampak, Pesan Marwansyah dalam Rakor Pokjaluh

Lampung Timur (Humas, Kemenag) --- Memperkuat sinergi sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan di tengah perkembangan era digital, Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur menggelar Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Islam di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Rabu (22/7/2026). Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lampung Timur, Marwansyah, menjadi momentum untuk mengonsolidasikan peran penyuluh agar semakin inovatif, adaptif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Deswin Fitra, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kusaeni, Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Islam Kabupaten Lampung Timur Agus Salim, Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Lampung Timur Indrayati, seluruh penyuluh agama Islam dari 24 Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Lampung Timur, serta perwakilan penyuluh agama Hindu, Buddha, dan Kristen di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur.


Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan, Marwansyah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh penyuluh agama Islam atas dedikasi dan kinerja yang telah ditunjukkan selama ini dalam memberikan pelayanan, pembinaan, dan penyuluhan kepada masyarakat.

"Terima kasih atas kinerja penyuluh agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur yang selama ini telah menunjukkan dedikasi dan hasil yang baik. Saya berharap semangat ini terus dipertahankan bahkan ditingkatkan," ujar Marwansyah.

Ia menegaskan bahwa penyuluh agama memiliki peran strategis sebagai ujung tombak Kementerian Agama dalam membina umat. Oleh karena itu, penyuluh diharapkan terus bergerak, berinovasi, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Jadilah penyuluh agama yang bergerak, berinovasi, dan berdampak. Wujud syukur kita atas amanah yang diberikan adalah dengan menunjukkan kinerja terbaik dan menjadi penyuluh yang membawa kemaslahatan bagi umat," tegasnya.

Marwansyah juga mengajak seluruh penyuluh agama untuk memaksimalkan pemanfaatan ruang digital sebagai media dakwah dan edukasi masyarakat. Menurutnya, penyebaran informasi keagamaan yang positif di media digital merupakan bagian dari implementasi arahan Menteri Agama dalam memperkuat moderasi beragama dan menangkal penyebaran informasi yang menyesatkan.

"Ruang digital harus kita manfaatkan secara maksimal untuk menyebarkan informasi-informasi positif kepada umat. Mari hadirkan konten yang mencerahkan, memberikan edukasi, serta menjadi rujukan masyarakat dalam memahami ajaran agama secara moderat dan menyejukkan," katanya.


Selain itu, ia mendorong para penyuluh agar terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri sehingga mampu menjawab tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

"Ayo kita terus menambah kompetensi, memperluas wawasan, dan meningkatkan kualitas diri agar pelayanan kepada masyarakat semakin profesional dan berkualitas," imbuhnya.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi yang dipimpin oleh jajaran Pokjaluh Agama Islam Kabupaten Lampung Timur. Rapat membahas penguatan program kerja, koordinasi pelaksanaan tugas penyuluhan, serta strategi peningkatan kualitas layanan penyuluh agama Islam agar semakin efektif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi kehidupan keagamaan masyarakat di Kabupaten Lampung Timur.