Search

Perkuat Fikih Praktis Santri, KUA Sekampung Udik Gelar Pelatihan Tayamum di MDT Darussalam Brawijaya

Perkuat Fikih Praktis Santri, KUA Sekampung Udik Gelar Pelatihan Tayamum di MDT Darussalam Brawijaya

Sekampung Udik – Suasana hangat dan penuh keceriaan mewarnai kompleks Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Darussalam Brawijaya, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, pada Selasa malam (21/7/2026). Puluhan santri berkumpul sejak pukul 19.00 WIB untuk mengikuti pelatihan praktik tayamum yang diselenggarakan oleh pihak madrasah setempat.

Kegiatan edukatif ini menghadirkan Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sekampung Udik, Dr. Ustadz Arrohmatan, M.Pd., sebagai narasumber utama.

Diikuti oleh sekitar 50 santri, pelatihan ini bertujuan untuk menanamkan ilmu pengetahuan berbasis praktik ubudiyah (practical worship) sejak dini. Melalui pendekatan simulasi langsung, para santri diajak memahami tata cara bersuci dalam kondisi darurat (rukhsah) sesuai dengan syariat dan fikih Islam.

Dalam pemaparannya, Arrohmatan menjelaskan bahwa tayamum merupakan bentuk kemudahan yang diberikan Allah SWT bagi umat Islam ketika berhalangan menggunakan air, baik karena keterbatasan sarana maupun kondisi kesehatan.


"Tayamum adalah sarana bersuci pengganti wudu atau mandi wajib yang sangat penting dipahami oleh anak-anak. Kami ingin memastikan para santri tidak hanya hafal teorinya di dalam buku, tetapi juga terampil dan percaya diri mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari," ujar Arrohmatan di sela-sela kegiatan.

Materi pelatihan dikemas secara interaktif dan komunikatif. Para santri tampak sangat antusias menyimak peragaan tata cara menepukkan telapak tangan ke bedak tabur sebagai simulasi debu yang suci, meniupnya, hingga mengusapkannya ke wajah dan kedua tangan sampai siku.

Sesi praktik mandiri menjadi momen paling hidup. Didampingi langsung oleh narasumber dan para pengajar madrasah, para santri bergantian memperagakan gerakan tayamum dengan penuh keceriaan dan rasa ingin tahu yang tinggi. Kerap kali gelak tawa dan tepuk tangan terdengar saat narasumber memberikan koreksi lembut terhadap gerakan santri.

Pihak pengelola MDT Darussalam Brawijaya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KUA Sekampung Udik atas sinergi dan pendampingan keagamaan yang berkesinambungan ini. Kegiatan semacam ini diharapkan dapat terus dilakukan untuk memperkuat karakter serta pemahaman ibadah para santri secara praktis. Rangkaian kegiatan pelatihan yang berlangsung hingga selesai tersebut berjalan dengan lancar, tertib, dan diakhiri dengan sesi foto bersama serta doa penutup.