Search

Piodalan Pura Jagadnatha Dharma Kerti Perkuat Sraddha, Bhakti, dan Tertib Administrasi Rumah Ibadah di Labuhan Ratu

Piodalan Pura Jagadnatha Dharma Kerti Perkuat Sraddha, Bhakti, dan Tertib Administrasi Rumah Ibadah di Labuhan Ratu

Lampung Timur (Humas Kemenag) --- Penyelenggara Hindu Kabupaten Lampung Timur Ida Bagus Suwastika, didampingi Penyuluh Agama Hindu Nyoman Nurmala Dewi, dan Kadek Dwi Septiana menghadiri undangan Panitia Pelaksana Piodalan Pura Jagadnatha Dharma Kerti yang diselenggarakan pada Selasa (14/7/2026) di Dusun Banyuwangi, Desa Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur. Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri jajaran pengurus PHDI Kabupaten Lampung Timur yang baru dilantik, pengurus panitia piodalan, pengurus WHDI Desa Labuhan Ratu, Kepala Desa Labuhan Ratu, serta umat Hindu dari berbagai desa di wilayah Lampung Timur sebagai wujud kebersamaan dalam memaknai hari suci piodalan.

Piodalan yang berlangsung dengan khidmat ini bertujuan memperkuat sraddha dan bhakti umat Hindu melalui persembahyangan bersama sekaligus mempererat persaudaraan antarumat. Pura Jagadnatha Dharma Kerti merupakan pura yang dihimpun oleh umat Hindu etnis Jawa dan Bali serta difungsikan sebagai pura kecamatan. Antusiasme umat tampak dari kehadiran umat Hindu yang datang dari Desa Sukadana Timur, Gelagah, Lehan, Gunung Terang, dan beberapa desa lainnya untuk mengikuti rangkaian persembahyangan bersama. Berbagai penampilan tari tradisional turut memeriahkan kegiatan sehingga menambah nuansa religius, budaya, dan kebersamaan.


Ketua Panitia Pelaksana Piodalan, Agus Susilo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh umat yang telah bergotong royong menyukseskan pelaksanaan piodalan. Menurutnya, meskipun diselenggarakan secara sederhana, kegiatan tersebut berlangsung dengan lancar berkat kekompakan dan semangat kebersamaan seluruh umat. Ia juga menjelaskan bahwa Pura Jagadnatha Dharma Kerti baru saja menyelesaikan proses renovasi bangunan yang seluruh pembiayaannya berasal dari dana swadaya umat sebagai bentuk kepedulian dan rasa memiliki terhadap rumah ibadah.

Dalam arahannya, Penyelenggara Hindu Ida Bagus Suwastika, menekankan pentingnya pengelolaan administrasi rumah ibadah secara tertib dan berkelanjutan. Menurutnya, pura yang memiliki tanda daftar resmi serta administrasi yang lengkap akan lebih mudah memperoleh pembinaan, bantuan operasional, maupun akses terhadap program bantuan atau hibah dari instansi terkait. Ia juga mengapresiasi semangat persatuan dan kerukunan umat Hindu etnis Jawa dan Bali yang mampu bersinergi dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan dengan penuh kekeluargaan dan semangat gotong royong.


Pada kesempatan yang sama, Penyuluh Agama Hindu Nyoman Nurmala Dewi,  menyampaikan Dharma Wacana bertema "Meningkatkan Sraddha dan Bhakti di Era Modern." Dalam pesannya, ia mengajak umat Hindu untuk tetap teguh menjalankan ajaran agama di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi serta bijaksana dalam memanfaatkan media digital agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan. Melalui penyelenggaraan piodalan ini, diharapkan nilai-nilai spiritual, persatuan, pelestarian budaya, dan pembinaan umat Hindu di Kecamatan Labuhan Ratu terus berkembang sehingga Pura Jagadnatha Dharma Kerti semakin berperan sebagai pusat pembinaan keagamaan dan penguatan moderasi beragama di Kabupaten Lampung Timur.