Search

Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi Guru, MTsN 2 Lampung Timur Hadirkan Dr. Zuni Insyi Sholihati dalam Bimtek Kurikulum Berbasis Cinta dan Kokurikuler

Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi Guru, MTsN 2 Lampung Timur Hadirkan Dr. Zuni Insyi Sholihati dalam Bimtek Kurikulum Berbasis Cinta dan Kokurikuler

Lampung Timur – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi tenaga pendidik, MTs Negeri 2 Lampung Timur menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kurikulum Berbasis Cinta dan Kokurikuler dengan menghadirkan narasumber Dr. Zuni Insyi Sholihati, M.Pd.I. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan MTsN 2 Lampung Timur sebagai bagian dari penguatan implementasi kurikulum yang berorientasi pada pembelajaran bermakna.

Bimtek yang berlangsung di aula madrasah tersebut menjadi wadah bagi para pendidik untuk memperdalam pemahaman mengenai konsep Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) serta penguatan kegiatan kokurikuler yang selaras dengan arah kebijakan Kementerian Agama dalam membentuk peserta didik yang berkarakter, berakhlak mulia, dan memiliki kompetensi abad ke-21. Pendekatan Kurikulum Berbasis Cinta menekankan pembelajaran yang mengedepankan nilai kasih sayang, penghormatan terhadap martabat manusia, serta penguatan karakter peserta didik.

Dalam paparannya, Dr. Zuni Insyi Sholihati, M.Pd.I. menjelaskan bahwa implementasi Kurikulum Berbasis Cinta tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga membangun budaya belajar yang humanis, inklusif, dan menyenangkan.

"Guru memiliki peran strategis sebagai teladan sekaligus fasilitator pembelajaran. Melalui Kurikulum Berbasis Cinta, proses pendidikan diharapkan mampu menghadirkan ruang belajar yang menghargai setiap potensi peserta didik sehingga mereka tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berprestasi, dan memiliki kepedulian sosial," jelasnya.

Selain membahas filosofi Kurikulum Berbasis Cinta, narasumber juga memberikan penguatan mengenai penyusunan dan pelaksanaan kegiatan kokurikuler yang terintegrasi dengan pembelajaran intrakurikuler. Guru didorong untuk merancang aktivitas yang kontekstual, kolaboratif, dan mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, serta kerja sama peserta didik.


Kepala MTs Negeri 2 Lampung Timur, Lenny Darnisah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu langkah nyata madrasah dalam meningkatkan profesionalisme guru agar mampu menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang.

"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan madrasah. Melalui Bimtek ini, kami berharap seluruh guru memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan penguatan kegiatan kokurikuler sehingga dapat diterapkan secara optimal dalam proses pembelajaran," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa peningkatan kompetensi guru merupakan investasi penting dalam mewujudkan madrasah yang unggul, adaptif, dan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, akhlak mulia, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti sesi pemaparan materi, diskusi interaktif, studi kasus, hingga berbagi praktik baik (best practice) terkait implementasi pembelajaran di kelas. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan dan diskusi mengenai strategi pembelajaran yang efektif sesuai karakteristik peserta didik.

Melalui pelaksanaan Bimtek ini, MTs Negeri 2 Lampung Timur berharap seluruh guru mampu mengimplementasikan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta secara konsisten dalam kegiatan pembelajaran maupun kokurikuler. Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat budaya madrasah yang ramah, inklusif, berprestasi, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.


Editor: Tim Humas MTs N 2 Lampung Timur