Mataram Baru (Humas KUA) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mataram Baru sukses menyelenggarakan kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 Hijriah yang dirangkai dengan penyerahan santunan kepada 15 anak yatim, pembagian izin operasional majelis taklim, layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG), serta penguatan kolaborasi lintas sektor. Kegiatan berlangsung di Balai Nikah KUA Mataram Baru, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur Drs. H. Marwansyah, Camat Mataram Baru Alhamidi, unsur Forkopimcam, Kapolsek, Danramil, Kepala UPTD Puskesmas Mataram Baru beserta tenaga kesehatan, Korwil Pendidikan, Ketua MWC NU Mataram Baru, Kepala Desa Mataram Baru Sudarmin, Ketua Pokjaluh Agama Islam H. Agus Salim, M.Pd., unsur BAZNAS Kabupaten Lampung Timur, Kepala KUA Gunung Pelindung H. Sugeng Purnama, M.Sy., Kepala KUA Melinting Supriyadi, M.Pd., para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pendamping, serta 15 anak yatim penerima santunan.
Santunan diberikan kepada anak-anak yatim dari tujuh desa di Kecamatan Mataram Baru, yakni Desa Way Areng, Tulung Pasik, Mataram Baru, Kebon Damar, Teluk Dalem, Rajabasa Baru, dan Mandalasari. Bantuan tersebut merupakan hasil sinergi Kementerian Agama melalui UPZ, pemerintah daerah, serta berbagai pihak yang peduli terhadap kesejahteraan anak yatim.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Drs. H. Marwansyah, memberikan apresiasi tinggi kepada KUA Mataram Baru yang dinilai berhasil menghadirkan pelayanan keagamaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
"Ini adalah kerja kolaboratif yang patut diapresiasi. KUA Mataram Baru mampu menghadirkan santunan yatim, pembagian izin operasional majelis taklim, layanan Cek Kesehatan Gratis, hingga memperkuat sinergi dengan pemerintah kecamatan, puskesmas, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan. Semoga kegiatan seperti ini menjadi agenda rutin setiap Muharram dengan cakupan yang semakin luas," ujarnya.
Marwansyah juga mengungkapkan bahwa KUA Mataram Baru menjadi salah satu prioritas peningkatan sarana prasarana. Ia menjelaskan bahwa proses hibah tanah dari Pemerintah Desa Mataram Baru telah berjalan dan sedang diproses untuk penerbitan sertifikat atas nama Kementerian Agama. Langkah tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan gedung KUA yang lebih representatif melalui skema pembiayaan pemerintah.
Selain itu, ia mengajak seluruh pemerintah desa untuk memanfaatkan berbagai layanan KUA yang selama ini belum banyak diketahui masyarakat, seperti fasilitasi sertifikasi halal gratis bagi pelaku UMKM, layanan sertifikasi tanah wakaf, pembinaan keluarga sakinah, penyuluhan keagamaan, hingga layanan administrasi keagamaan lainnya.
"KUA bukan hanya melayani pencatatan nikah. Banyak layanan strategis yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Karena itu, mari kita terus membangun kolaborasi agar seluruh program pemerintah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tegasnya.
Kepala KUA Mataram Baru, H. Kasbolah, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari semangat gotong royong dan sinergi seluruh unsur di Kecamatan Mataram Baru.
"Kami berkomitmen menjadikan KUA sebagai pusat layanan keagamaan yang terbuka, kolaboratif, dan berdampak bagi masyarakat. Semoga kegiatan ini semakin memperkuat kepedulian sosial, meningkatkan kualitas pelayanan, dan menjadi inspirasi bagi penguatan program-program keagamaan di masa mendatang," ujarnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan kebersamaan. Selain menerima santunan, para peserta juga memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis yang disediakan UPTD Puskesmas Mataram Baru, sehingga rangkaian kegiatan tidak hanya memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor.
