Lampung Timur (Humas Pokjaluh)--- Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Islam Kabupaten Lampung Timur secara rutin melaksanakan pembinaan dan penyuluhan keagamaan bagi warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sukadana. Kegiatan pembinaan pekan ini berlangsung pada Selasa (7/7/2026) dengan materi praktik shalat bagi musafir.
Pembinaan diawali dengan pembukaan yang dipandu oleh Fairuz Hakimah selaku pembawa acara, dilanjutkan ngaji bersama yang dipimpin Frastika Anggraini dan Dewi Mutmainnah. Kegiatan kemudian diteruskan dengan doa yang dipimpin Bambang Ismanto sebelum memasuki sesi penyampaian materi.
Pada kesempatan tersebut, Riyadi menyampaikan materi tentang praktik pelaksanaan shalat bagi musafir sesuai ketentuan syariat Islam. Materi difokuskan pada pemahaman berbagai bentuk keringanan (rukhshah) yang diberikan kepada seorang musafir agar tetap dapat menunaikan ibadah shalat dengan benar.
Riyadi menjelaskan bahwa terdapat empat bentuk pelaksanaan shalat bagi musafir, yaitu melaksanakan shalat secara sempurna tanpa mengambil rukhshah, melaksanakan shalat qashar dengan meringkas shalat empat rakaat menjadi dua rakaat, melaksanakan shalat jamak taqdim dengan menggabungkan dua waktu shalat pada waktu pertama, serta melaksanakan shalat jamak qashar, yaitu menggabungkan sekaligus meringkas shalat sesuai ketentuan syariat.
Selama kegiatan berlangsung, warga binaan tampak antusias mengikuti setiap rangkaian pembinaan. Antusiasme tersebut terlihat dari kesungguhan mereka menyimak materi, mengikuti praktik yang dicontohkan narasumber, serta aktif mengajukan pertanyaan terkait pelaksanaan shalat musafir dalam berbagai kondisi yang kerap ditemui saat bepergian.
Melalui penyampaian materi yang disertai praktik langsung, warga binaan memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai tata cara shalat ketika berada dalam perjalanan. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pokjaluh Kabupaten Lampung Timur dalam memberikan pembinaan keagamaan secara berkesinambungan guna meningkatkan kualitas pemahaman dan pengamalan ajaran Islam bagi warga binaan di Rutan Kelas IIB Sukadana. ***(NL)
