Purbolinggo (Humas KUA) — Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Purbolinggo, H. Saiful Bahtiar, M.Ag., menyampaikan khutbah Jumat bertema "Bahaya Narkoba dan Penyelamatan Generasi Muda serta Umat" di Masjid Besar Al Falah, Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, Jumat (26/06/2026).
Di hadapan ratusan jamaah, H. Saiful Bahtiar mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius yang dapat menghancurkan masa depan generasi muda, merusak ketahanan keluarga, serta melemahkan kehidupan berbangsa dan beragama.
Menurutnya, Islam melarang segala bentuk perbuatan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Oleh karena itu, penyalahgunaan narkoba harus dicegah melalui penguatan iman, pendidikan agama, serta pembinaan akhlak sejak dini.
"Generasi muda adalah investasi terbesar bangsa. Jangan biarkan mereka menjadi korban narkoba. Keluarga, tokoh agama, lembaga pendidikan, dan pemerintah harus bersinergi membangun benteng moral agar mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat, beriman, dan berakhlakul karimah," tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan momentum Hari Anti Narkotika Internasional sebagai pengingat agar semakin peduli terhadap lingkungan sekitar, berani menolak narkoba, serta aktif mengedukasi masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.
H. Saiful Bahtiar menegaskan bahwa masjid memiliki peran strategis sebagai pusat dakwah dan pembinaan umat dalam menanamkan nilai-nilai keislaman yang mampu membentengi masyarakat dari berbagai pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba.
Melalui khutbah tersebut, KUA Purbolinggo berharap tumbuh kesadaran kolektif untuk bersama-sama menjaga keluarga dan generasi muda dari ancaman narkoba, sehingga terwujud masyarakat yang sehat, religius, dan berkualitas menuju Indonesia Emas.
#HariAntiNarkotikaInternasional2026
#HANI2026
#KemenagBerdampak
