Search

Hari Asyura Jadi Momentum Berbagi, Keceriaan Anak Yatim Warnai Lebaran Yatim Kemenag Lampung Timur

Hari Asyura Jadi Momentum Berbagi, Keceriaan Anak Yatim Warnai Lebaran Yatim Kemenag Lampung Timur

Lampung Timur (Humas) --- Suasana penuh kehangatan dan kepedulian mewarnai kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur di Aula KUA Kecamatan Raman Utara, Kamis (25/6/2026) bertepatan dengan 10 Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan nasional yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan terhubung secara daring bersama jajaran Kementerian Agama RI.

Mengusung tema "Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri", kegiatan tersebut menghadirkan anak-anak yatim dan penyandang disabilitas sebagai pusat perhatian sekaligus pengingat pentingnya membangun masyarakat yang ramah, peduli, dan memberikan kesempatan yang setara bagi semua.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur Marwansyah, Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Deswin FItra, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kusaeni, Camat Raman Utara Sri Umiyani, unsur Koramil, Kepala KUA Kecamatan Raman Utara Muhson, Kepala KUA Kecamatan Mataram Baru Kasbulloh, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Lampung Timur, tokoh agama, serta perwakilan majelis taklim dari berbagai wilayah.

Selain peringatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas, pada kesempatan yang sama Kemenag Lampung Timur juga menggelar pembinaan majelis taklim. Sebanyak 22 majelis taklim menerima Surat Keterangan Terdaftar (SKT) secara simbolis sebagai bentuk penguatan legalitas dan pembinaan kelembagaan keagamaan di tengah masyarakat.


Kepala KUA Kecamatan Raman Utara, Muhson, dalam laporannya menyampaikan bahwa momentum 10 Muharram menjadi sarana untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam membina generasi muda.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Marwansyah, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memberikan perhatian kepada anak-anak yatim dan penyandang disabilitas agar tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, mandiri, dan berdaya saing.

"Kami unsur pemerintah terus berkolaborasi bersama ibu-ibu majelis taklim dan seluruh elemen masyarakat untuk mendukung anak-anak agar istiqomah dalam beribadah, memiliki akhlak yang baik, serta tumbuh menjadi generasi yang membanggakan keluarga, agama, dan bangsa," ujar Marwansyah.

 

Menurutnya, kepedulian terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tugas bersama seluruh komponen masyarakat. Kehadiran majelis taklim dinilai memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan, memperkuat ketahanan keluarga, serta membangun lingkungan sosial yang lebih inklusif.

Salah satu penerima manfaat yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah Evan, siswa kelas V SDN 1 Raman Indra. Dengan wajah penuh semangat, Evan mengikuti seluruh rangkaian acara bersama anak-anak lainnya. Kehadiran mereka menjadi simbol harapan bahwa setiap anak berhak mendapatkan perhatian, kasih sayang, dan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Sepanjang kegiatan berlangsung, anak-anak yatim yang hadir tampak ceria dan bersemangat. Mereka mengikuti acara dengan penuh perhatian, berinteraksi dengan para tamu undangan, serta merasakan suasana kebersamaan yang menjadi ruh peringatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas tahun ini.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur tidak hanya menyalurkan bantuan dan santunan, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk terus menghadirkan pelayanan keagamaan yang inklusif, humanis, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan penyaluran bantuan bagi anak yatim serta doa bersama sebagai harapan agar semangat berbagi dan kepedulian sosial yang tumbuh di bulan Muharram dapat terus terjaga sepanjang waktu.