Lampung Timur (Humas Pokjaluh)---Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Lampung Timur bersama Rutan Kelas IIB Sukadana melanjutkan rangkaian kegiatan Pesantren Muharram 1448 Hijriah yang sebelumnya telah resmi dibuka pada Kamis (18/06/2026). Memasuki sesi pembinaan, Senin (22/06/2026), kegiatan diisi dengan materi keagamaan bagi warga binaan.
Pada sesi pertama, dua penyuluh agama Islam, H. Saiful Bahtiar dan Abdul Malik, hadir sebagai pemateri dengan mengangkat tema seputar makna hijrah dan muhasabah diri.
H. Saiful Bahtiar menyampaikan materi tentang Makna dan Hakikat Hijriyah, yang menekankan bahwa hijrah tidak hanya dipahami sebagai perpindahan fisik, tetapi juga perubahan sikap, pola pikir, dan perilaku menuju kehidupan yang lebih baik.
Ia menjelaskan bahwa esensi hijrah adalah meninggalkan segala bentuk larangan Allah SWT, baik berupa perkataan, perbuatan, maupun kebiasaan buruk, serta menggantinya dengan amal saleh dan ketaatan.
Sementara itu, Abdul Malik membawakan materi Muhasabah (Refleksi Diri) dengan mengajak warga binaan untuk mengevaluasi perjalanan hidup, memperbaiki kualitas ibadah, dan menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai titik awal untuk memperbaiki diri.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusias. Para warga binaan terlihat aktif mengikuti materi dan terlibat dalam sesi diskusi bersama para pemateri.
Melalui kolaborasi ini, Pokjaluh Lampung Timur dan Rutan Kelas IIB Sukadana berharap Pesantren Muharram 1448 H dapat menjadi sarana pembinaan mental spiritual yang mampu memperkuat nilai-nilai keagamaan serta menumbuhkan semangat hijrah bagi warga binaan.
Pesantren Muharram 1448 H dijadwalkan berlangsung hingga 22 Juni 2026 dengan menghadirkan berbagai materi keislaman yang disampaikan oleh para penyuluh agama di Kabupaten Lampung Timur sebagai bagian dari pembinaan rohani bagi warga binaan.***(NL)
