Lampung Timur, (Humas) --- Komitmen Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an (PPTQ) Assahil dalam mencetak generasi Qurani kembali ditunjukkan melalui pelaksanaan Haflah Khatmil Qur’an Wal Kutub ke-18 yang berlangsung di lingkungan PPTQ Assahil, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur, Sabtu (20/6/2026).
Haflah Khatmil Qur'an Wal Kutub
ke-18 tersebut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh. Kepala Bidang Pendidikan
Agama Dan Keagamaan Islam (PAPKI) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung,
Indrajaya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Marwansyah,
Kepala Seksi PAPKI Ahmad Tsauban, Kepala KUA Waway Karya, Marga Sekampung dan
Labuhan Ratu. Hadir pula Kepala Biro Kesra Provinsi Lampung, perwakilan Dinas
Pendidikan Provinsi Lampung, unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat,
dan wali santri.
Haflah Khatmil Qur’an Wal Kutub
ke-18 merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan PPTQ Assahil sebagai bentuk
apresiasi kepada para santri yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an maupun
kajian kitab. Selain menjadi momentum syukur atas capaian para santri, kegiatan
ini juga menjadi sarana memperkuat peran pesantren dalam pengembangan
pendidikan keagamaan di Kabupaten Lampung Timur.
Rangkaian acara diawali dengan
penampilan para khatimin, dilanjutkan tahlil, doa khatmil Qur’an, serta
penyerahan syahadah bil hifzhi kepada santri yang telah menyelesaikan hafalan
Al-Qur’an. Dalam momen ini PPTQ Assahil juga memberika penghargaan pada
khatimin terbaik.
Pada kesempatan tersebut juga
dilakukan sejumlah agenda pengembangan sarana pendidikan dan keagamaan, yakni
peresmian Kampus 3 Assahil, peresmian Masjid Kampus 2 Assahil, peletakan batu
pertama Zaky Mini Soccer Stadium, serta peletakan batu pertama Munaya Mart.
Kegiatan ditutup dengan tilawah Al-Qur’an, mauidzah hasanah, dan doa bersama.
Kepala Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Lampung Timur, Marwansyah, menyampaikan apresiasi atas konsistensi
PPTQ Assahil dalam membina generasi muda melalui pendidikan Al-Qur’an dan
penguatan nilai-nilai keislaman.
“Pondok pesantren memiliki peran
yang sangat strategis dalam membentuk karakter, akhlak, dan spiritual generasi
bangsa. Kami mengapresiasi PPTQ Assahil yang terus berkembang dan berkontribusi
dalam mencetak generasi Qurani di Lampung Timur,” ujarnya.
Marwansyah juga menyatakan
dukungannya terhadap berbagai upaya pengembangan yang dilakukan PPTQ Assahil,
termasuk pembangunan fasilitas pendidikan, ibadah, dan sarana pendukung
lainnya. Menurutnya, kemajuan pesantren menjadi bagian penting dalam mendukung
peningkatan kualitas pendidikan keagamaan di daerah.
“Kementerian Agama akan terus
mendukung penguatan dan pengembangan pondok pesantren sebagai lembaga
pendidikan yang telah terbukti memberikan kontribusi besar bagi masyarakat.
Semoga berbagai pembangunan yang diresmikan hari ini membawa manfaat yang luas
bagi santri dan masyarakat sekitar,” tambahnya.
Melalui Haflah Khatmil Qur’an Wal
Kutub ke-18 ini, PPTQ Assahil tidak hanya merayakan keberhasilan para santri,
tetapi juga menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem pendidikan
pesantren melalui pengembangan sarana dan prasarana yang berkelanjutan.
