Search

Kantor Kemenag Lamtim Gelar Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta.

Kantor Kemenag Lamtim Gelar Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta.

LAMPUNG TIMUR – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lampung Timur menggelar sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) untuk seluruh guru Raudhatul Athfal (RA) se-Kabupaten Lampung Timur. Acara ini berlangsung khidmat di Aula Kantor Kemenag setempat, Selasa (19/5/2026) dan diikuti oleh 80 peserta.

Dalam arahannya, Kepala Kemenag Lampung Timur, Drs. H. Marwansyah, menekankan pentingnya peran guru RA sebagai peletak batu pertama dalam pembentukan karakter anak. Ia meminta para pendidik untuk menjadi figur yang disiplin sekaligus penuh kasih sayang.

"Jadilah guru yang disiplin, bisa dijadikan contoh teladan, dan menyayangi anak didik sebagaimana anak sendiri. Tugas utama guru RA adalah memberikan pondasi karakter pada anak didiknya," ujar Marwansyah di hadapan para peserta.

Lebih lanjut, Marwansyah juga mendorong setiap satuan pendidikan RA untuk tidak seragam, melainkan harus berani memunculkan keunikan daerahnya.

"Setiap RA harus punya kekhasan masing-masing dan juga mengangkat kearifan lokal yang berbeda satu sama lain," tegasnya.

Untuk mematangkan pemahaman materi KBC, sosialisasi ini menghadirkan narasumber internal dari Pokjawas Madrasah Lampung Timur, yaitu H. Mustakim, M.Pd.I dan Drs. Shodali. Kedua narasumber tersebut secara bergantian memaparkan teknis dan strategi penerapan kurikulum berbasis kasih sayang ini agar dapat diimplementasikan dengan baik di kelas.

Di tempat yang sama, Ketua Pokjawas Madrasah Lampung Timur, H. Ma'ruf Abidin, M.Si., menyampaikan apresiasi tinggi atas antusiasme para guru yang bertahan mengikuti acara hingga selesai.

Secara khusus, Ma'ruf Abidin juga menyentuh sisi humanis perjuangan para guru RA. Ia memuji dedikasi luar biasa mereka yang tetap totalitas mengajar generasi bangsa meski kesejahteraannya belum ideal.

"Kami sangat mengapresiasi dedikasi para guru dalam memberikan pembelajaran terhadap anak-anak, meskipun imbalan yang diterima saat ini dirasa belum sebanding," ungkap Ma'ruf Abidin

Melalui sosialisasi KBC ini, Kemenag Lampung Timur berharap mutu pendidikan anak usia dini berbasis nilai keagamaan dan kasih sayang di wilayah tersebut dapat semakin meningkat.