Search

Perkuat Implementasi KBC, Guru MI Zona V Lampung Timur Asah Kompetensi dan Tingkatkan Kualitas

Perkuat Implementasi KBC, Guru MI Zona V Lampung Timur Asah Kompetensi dan Tingkatkan Kualitas

Lampung Timur (Humas) --- Semangat memperkuat pendidikan madrasah yang berkarakter tampak dalam pelaksanaan Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Kelompok Kerja Guru (KKG) MI Zona V Kabupaten Lampung Timur, yang digelar di MI Muhammadiyah Bauh Gunung Sari, Kecamatan Sekampung Udik, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kerja KKG MI Tingkat Kabupaten Lampung Timur Tahun 2026 untuk Zona V yang meliputi Kecamatan Sekampung Udik, Marga Sekampung, Waway Karya, dan Margatiga. Workshop ini terselenggara atas dukungan Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur dan turut dihadiri oleh Plt. Kasi Pendidikan Madrasah, Ahmad Tsauban.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Marwansyah, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan karakter sebagai fondasi utama pendidikan di madrasah.

“Semua guru harus melaksanakan penguatan karakter di madrasah. Pendidikan bukan hanya tentang transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk akhlak, menanamkan nilai cinta, toleransi, kedisiplinan, dan kepedulian sosial kepada peserta didik,” tegas Marwansyah.


Ia menyampaikan bahwa implementasi Kurikulum Berbasis Cinta harus menjadi ruh dalam proses pembelajaran di madrasah, sehingga setiap aktivitas belajar mampu menghadirkan suasana yang humanis, inklusif, dan bermakna bagi peserta didik.

Marwansyah juga mengapresiasi konsistensi Kelompok Kerja Guru (KKG) MI Kabupaten Lampung Timur dalam menjalankan program-program pengembangan kompetensi guru. Menurutnya, program kerja KKG memiliki peran strategis dalam meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian guru, sekaligus mendorong pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan zaman.

Workshop ini menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur pengawas madrasah, yakni Drs. Shodali, H. Masrur, S.Ag., Drs. Suyono, dan Drs. Wiyono, dan Eka Wiyati, Ketua KKG MI Lampung Timur, yang memberikan materi terkait implementasi Kurikulum Berbasis Cinta serta pendampingan teknis dalam penyusunan perangkat pembelajaran dan modul ajar.

Melalui pemaparan materi dan sesi praktik penyusunan perangkat ajar, para peserta mendapatkan penguatan dalam merancang pembelajaran yang tidak hanya memenuhi standar kurikulum, tetapi juga mampu menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik.

Plt. Kasi Penmad, Ahmad Tsauban, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah melalui penguatan kapasitas guru.

“Kolaborasi antara KKG, pengawas madrasah, dan Seksi Penmad menjadi langkah strategis dalam memastikan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta berjalan optimal di seluruh madrasah,” ujarnya.

Melalui workshop ini, diharapkan terbangun sinergi antarguru MI di Zona V dalam menghasilkan perangkat pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan selaras dengan semangat Kurikulum Berbasis Cinta demi terwujudnya madrasah yang unggul dan berkarakter.