Lampung Timur (Humas) --- Menciptakan pembelajaran yang nyaman, menyenangkan, dan penuh kepedulian menjadi fokus dalam Sosialisasi Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) bagi jenjang RA, MI, MTs, dan MA di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Senin (11/05/2026). Melalui kegiatan ini, para guru didorong tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga teladan dalam membangun karakter, kedisiplinan, dan lingkungan belajar yang positif bagi siswa.
Kegiatan yang diselenggarakan
oleh Pengawas Madrasah bersama Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur tersebut diikuti kepala madrasah,
guru, dan tenaga pendidik dari berbagai jenjang madrasah di Lampung Timur.
Kepala Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Lampung Timur, Marwansyah, hadir memberikan pembinaan sekaligus
menyampaikan materi terkait penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam proses
pembelajaran di madrasah.
Dalam arahannya, Marwansyah
menjelaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta merupakan pendekatan pendidikan yang
menanamkan nilai kasih sayang, kepedulian, toleransi, dan penghormatan terhadap
sesama dalam proses belajar mengajar. Menurutnya, guru memiliki peran penting
dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan bagi siswa.
“Guru tidak hanya menyampaikan
materi pelajaran, tetapi juga harus menjadi teladan dalam kedisiplinan,
kebersihan, dan sikap yang baik. Lingkungan yang bersih dan disiplin akan
mendukung proses belajar yang lebih nyaman bagi siswa,” ujar Marwansyah.
Ia juga menekankan pentingnya
metode pengajaran yang kreatif dan menarik agar siswa lebih aktif dan semangat
dalam mengikuti pembelajaran. Menurutnya, pendekatan pembelajaran yang
menyenangkan akan membantu siswa lebih mudah memahami materi sekaligus membangun
karakter positif.
Kegiatan sosialisasi ini
diselenggarakan sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi Kurikulum
Berbasis Cinta di seluruh jenjang madrasah di Kabupaten Lampung Timur. Melalui
kegiatan tersebut, diharapkan para guru dan tenaga pendidik mampu menerapkan nilai-nilai
KBC secara optimal dalam pembelajaran sehari-hari, sehingga tercipta lingkungan
pendidikan madrasah yang ramah, disiplin, bersih, dan berkarakter.
