Search

Kemenag Lampung Timur Gelar Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta untuk Guru Madrasah

Kemenag Lampung Timur Gelar Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta untuk Guru Madrasah

Lampung Timur (Humas) Hari ini Senin, 11 Mei 2026 di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur di gelar kegiatan sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) bagi para guru Madrasah Aliyah (MA), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan Raudhatul Athfal (RA) se-Lampung Timur. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung mulai 11 hingga 19 Mei 2026 dan menghadirkan pemateri dari unsur internal Kemenag Lampung Timur. 

Kepala Kantor Kemenag Lampung Timur, Drs. H. Marwansyah, bersama sejumlah narasumber lainnya seperti Dr. H. Zuni Insyi Sholikhati, Drs. H. Budi Pranoto, M.Pd.I, H. Mustakim, M.Pd.I, Drs. Sodali, serta H. Suwarso, M.Pd.I, akan memberikan materi terkait implementasi dan penguatan Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan madrasah.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Lamtim yang diwakili Plt Kasi Penma H. Ahmad Tsauban diingatkan bahwa KBC merupakan jabaran dari Kurikulum Merdeka dengan sisipan aspek Humanistik. Beliau juga berharap agar kegiatan ini diikuti secara penuh oleh para peserta yang terdiri dari Kepala Madrasah, Waka kurikulum dan guru guru MA, MTs, MI dan RA, Negeri dan swasta se Lampung Timur.

Penanggung jawab kegiatan sekaligus Ketua Pokjawas Lampung Timur, H. Ma’ruf Abidin, M.Si, menyampaikan bahwa sosialisasi KBC merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga harus menekankan pembentukan karakter, akhlak, dan nilai kemanusiaan peserta didik.

Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sendiri merupakan pendekatan pendidikan yang dikembangkan oleh Kementerian Agama RI dengan menempatkan nilai kasih sayang sebagai dasar dalam proses pembelajaran. Melalui pendekatan ini, guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing yang menanamkan nilai-nilai empati dan keteladanan kepada siswa.

KBC menekankan konsep “Panca Cinta” yang meliputi cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, cinta ilmu pengetahuan, cinta lingkungan, cinta diri sendiri dan sesama manusia, serta cinta tanah air. Nilai-nilai tersebut diintegrasikan dalam seluruh kegiatan pendidikan, baik intrakurikuler, kokurikuler, maupun ekstrakurikuler.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan para pendidik di madrasah dapat memahami dan mengimplementasikan KBC secara optimal, sehingga mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berakhlak mulia, serta berjiwa humanis.