Labuhan Ratu (Humas KUA) — Dalam upaya memastikan ketepatan arah kiblat sebagai salah satu syarat penting dalam pembangunan tempat ibadah, Kepala KUA Labuhan Ratu, Solihin Panji, memimpin langsung kegiatan pengukuran arah kiblat calon Masjid Ummu Abdulloh yang berlokasi di Desa Labuhan Ratu 6, pada Kamis (23/4/2026).
Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti oleh berbagai pihak yang turut mendukung proses pembangunan masjid. Hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) Purnomosidi, sejumlah penyuluh agama Islam, serta tokoh masyarakat setempat yang antusias menyaksikan proses penentuan arah kiblat.
Dalam keterangannya, Solihin Panji menyampaikan bahwa pengukuran arah kiblat merupakan langkah penting untuk memastikan kesempurnaan ibadah umat Muslim di masa mendatang. “Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, salah satunya melalui pengukuran arah kiblat yang akurat agar masjid yang akan dibangun benar-benar sesuai dengan ketentuan syariat,” ujarnya.
Proses pengukuran dilakukan menggunakan metode dan alat yang telah terstandarisasi, sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah maupun syar’i. Kegiatan ini juga menjadi momen edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya ketepatan arah kiblat dalam pelaksanaan ibadah salat.
Narto Utomo selaku tokoh masyarakat setempat menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi keterlibatan langsung pihak KUA. Mereka berharap pembangunan Masjid Ummu Abdulloh dapat berjalan lancar dan segera dimanfaatkan oleh warga sebagai pusat ibadah dan kegiatan keagamaan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pembangunan masjid tidak hanya berjalan secara fisik, tetapi juga memenuhi aspek keagamaan secara tepat, sehingga memberikan kenyamanan dan kekhusyukan bagi jamaah di masa yang akan datang.***(PS)
