Lampung Timur (Humas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Marwansyah, menjadi narasumber sekaligus membuka kegiatan Penguatan Bantuan Operasional Penyelenggaraan Raudhatul Athfal (BOP RA) Tahun 2026, yang dilaksanakan di RA Al-Istiqomah, Desa Sadar Sriwijaya, Kecamatan Bandar Sribhawono, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh para pengelola dan guru RA
penerima Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) RA se-Kabupaten Lampung
Timur, sebagai upaya meningkatkan pemahaman dalam pengelolaan dana serta
kualitas layanan pendidikan anak usia dini di lingkungan madrasah.
Dalam arahannya, Marwansyah menyampaikan sejumlah poin
penting terkait kebijakan terbaru BOP RA, termasuk penjelasan juknis dan
perubahan yang perlu dipahami oleh seluruh pengelola RA. Ia menegaskan bahwa
pengelolaan dana harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai
dengan aturan yang berlaku.
“Perencanaan anggaran harus disusun dengan baik melalui
RKARA yang tepat sasaran, sehingga dana yang ada benar-benar memberikan dampak
terhadap peningkatan mutu pendidikan,” ujar Marwansyah.
Lebih lanjut, ia juga menjelaskan tentang penggunaan dana
BOP RA, termasuk pos belanja yang diperbolehkan maupun yang dilarang, agar
tidak terjadi kesalahan dalam implementasi di lapangan. Selain itu, aspek
pelaporan dan pertanggungjawaban juga menjadi perhatian utama, mulai dari
penyusunan laporan pertanggungjawaban (LPJ), kelengkapan bukti transaksi,
hingga proses pengunggahan laporan melalui aplikasi yang telah disediakan.
Tak hanya aspek administrasi, Marwansyah juga menekankan
pentingnya peningkatan kualitas pembelajaran di RA, khususnya dalam
pengembangan kemampuan motorik anak. Menurutnya, guru RA memiliki peran
strategis dalam membentuk dasar perkembangan anak usia dini.
“Guru RA harus lebih optimal dalam melatih kemampuan motorik
anak, karena ini menjadi fondasi penting dalam tumbuh kembang mereka,”
tambahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pengelola dan guru
RA di Kabupaten Lampung Timur semakin memahami tata kelola BOP RA yang baik
serta mampu meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh di satuan
pendidikan masing-masing.
