Search

Menguatkan dari Hati: Pembinaan Rohani Penyuluh Agama di RSUD KH. Ahmad Hanafiah

Menguatkan dari Hati: Pembinaan Rohani Penyuluh Agama di RSUD KH. Ahmad Hanafiah

Lampung Timur (humas) – Penyuluh Agama Islam Kabupaten Lampung Timur melaksanakan kegiatan pembinaan rohani bagi pasien di RSUD KH. Ahmad Hanafiah sebagai bentuk layanan keagamaan dan dukungan spiritual bagi masyarakat yang sedang menjalani perawatan, Rabu (1/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para Penyuluh Agama Islam, yakni Novie, Ariani, Eni, Muslianto, dan Guntoro. Mereka secara langsung menyapa pasien di sejumlah ruang perawatan, termasuk ruang Bedah Syaraf, VIP,  kebidanan, anak, dan PICU, 

Dalam kegiatan tersebut, para penyuluh memberikan motivasi keagamaan, doa bersama, serta penguatan mental dan spiritual kepada pasien maupun keluarga yang mendampingi. Materi pembinaan menitikberatkan pada pentingnya kesabaran, keikhlasan, dan tawakal dalam menghadapi ujian sakit.

Salah satu penyuluh menyampaikan bahwa sakit bukan hanya ujian, tetapi juga bentuk kasih sayang Allah SWT untuk menghapus dosa dan meningkatkan derajat hamba-Nya. Oleh karena itu, pasien diharapkan tetap menjaga semangat, memperbanyak doa, dan mendekatkan diri kepada Allah.

Selain itu, keluarga pasien juga diberikan penguatan agar tetap sabar dan optimis dalam mendampingi anggota keluarga yang sedang menjalani perawatan. Pendekatan yang dilakukan bersifat persuasif dan humanis, menyesuaikan dengan kondisi psikologis pasien di masing-masing ruangan.


Kegiatan pembinaan rohani ini mendapat respon positif dari pasien dan keluarga, yang merasa lebih tenang dan termotivasi setelah mendapatkan pendampingan spiritual.

Di akhir kegiatan, para penyuluh berharap pembinaan rohani ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pelayanan holistik di rumah sakit. Dengan adanya dukungan spiritual yang kuat, diharapkan pasien dapat lebih optimis dalam menjalani proses penyembuhan, serta keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi setiap ujian kehidupan. **Ns