Lampung Timur (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur menggelar Sosialisasi Program Zakat dan Wakaf Tahun 2026 sekaligus mengikuti Kick Off Ramadan Zakat Wakaf 1447 H/2026 M yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kemenag Lampung Timur
tersebut terhubung secara virtual melalui Zoom Meeting bersama Kementerian
Agama RI dan satuan kerja Kemenag di berbagai daerah.
Mengusung tema “Tebar Manfaat, Ruang Literasi dan Sharing
Zakat Wakaf”, kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat sekaligus
membangun kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pengelola zakat dalam
mengembangkan potensi zakat dan wakaf bagi kesejahteraan umat. Momentum ini
juga menjadi bagian dari gerakan nasional untuk meningkatkan literasi serta
optimalisasi pengelolaan zakat dan wakaf, khususnya pada bulan suci Ramadan.
Kegiatan diawali dengan khotmil Al-Qur’an dan doa,
dilanjutkan dengan pembukaan acara. Selanjutnya, Penyelenggara Zakat dan Wakaf
Kemenag Kabupaten Lampung Timur, Kusaeni, menyampaikan sambutan sekaligus
memaparkan materi terkait program dan penguatan gerakan zakat serta wakaf di
Kabupaten Lampung Timur.
Dalam pemaparannya, Kusaeni menyampaikan bahwa pengelolaan
wakaf di Lampung Timur terus menunjukkan perkembangan positif. Hal ini
dibuktikan dengan berbagai capaian yang berhasil diraih, di antaranya
penghargaan Terbaik I Penggerak Wakaf Uang Calon Pengantin tingkat Provinsi
Lampung pada tahun 2025, serta Terbaik I kategori Kantor Kementerian Agama
Kabupaten/Kota Penggerak Wakaf Uang Calon Pengantin terbaik di lingkungan
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus
meningkatkan literasi dan partisipasi masyarakat dalam gerakan wakaf uang.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan
Sertifikat Pemisahan Tanah Haji atas nama Idawati, yang juga merupakan Penyuluh
Agama Islam di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pekalongan, sebagai bentuk
dukungan terhadap tertib administrasi aset wakaf.
Selain itu, Kemenag Lampung Timur juga memberikan penghargaan kepada operator E-AIW terbaik dan terbanyak, yaitu Gunawan dari KUA Mataram Baru, Riyadi dari KUA Sekampung, dan Noer Dian dari KUA Sukadana atas kontribusi dan kinerjanya dalam pengelolaan administrasi wakaf.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi para petugas,
kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian tali asih kepada petugas
keamanan dan kebersihan Kantor Kemenag Lampung Timur.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Lampung Timur, Marwansyah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa zakat dan wakaf
memiliki peran strategis dalam mendorong pemberdayaan ekonomi umat serta
membantu masyarakat yang membutuhkan.
Ia menegaskan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan kepedulian sosial sekaligus menguatkan kesadaran umat dalam menunaikan zakat, infak, sedekah, dan wakaf. “Melalui kegiatan ini diharapkan semakin meningkat literasi dan partisipasi masyarakat dalam berzakat dan berwakaf, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Marwansyah juga secara resmi
meluncurkan program Wakaf Uang ASN berbasis QR Code yang ditujukan bagi seluruh
pegawai di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur.
Inovasi ini dihadirkan untuk memudahkan pegawai dalam
menunaikan wakaf secara praktis dan transparan melalui sistem pembayaran
digital. Dengan adanya kode QR tersebut, pegawai dapat langsung menyalurkan
wakaf uang dengan mudah menggunakan perangkat ponsel.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari jajaran
pejabat dan pegawai Kemenag Lampung Timur, Pokjawas, APRI, IPARI, Pokjaluh,
serta perwakilan lembaga pengelola zakat dan wakaf seperti BAZNAS, BWI,
LAZISNU, dan LAZISMU Kabupaten Lampung Timur.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah dan
doa yang disampaikan oleh Suwarso, Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Lampung Timur, sebelum akhirnya ditutup dengan buka puasa bersama
yang berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan.
Melalui kegiatan ini diharapkan gerakan zakat dan wakaf di
Kabupaten Lampung Timur semakin berkembang, sehingga mampu memberikan manfaat
nyata bagi peningkatan kesejahteraan umat dan penguatan ekonomi masyarakat.
