Lampung Timur (Humas) - Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur kembali digelar sebagai ruang silaturahmi sekaligus penguatan program keagamaan dan sosial bagi masyarakat. Kegiatan yang berlangsung pada hari ke-16 Ramadan 1447 H, Jumat (6/3/2026), kali ini terlaksana di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’ien, Desa Beteng Sari, Kecamatan Jabung.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Lampung Timur Ela
Siti Nuryamah, bersama rombongan Safari Ramadan Kabupaten Lampung Timur
Kelompok I. Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur,
Marwansyah, Kabag Kesra, Kepala BNN, Kalak BPBD, Kepala KUA Kecamatan Jabung,
unsur Forkopincam, tokoh agama, pengasuh pondok pesantren, serta masyarakat
setempat.
Safari Ramadan tidak hanya menjadi agenda kunjungan
pemerintah daerah, tetapi juga menjadi momentum memperkuat hubungan antara
pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat. Kehadiran para pemangku
kepentingan di tengah masyarakat diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam
pembangunan daerah, khususnya dalam bidang keagamaan dan pemberdayaan umat.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, juga dilaksanakan
penyerahan sertifikat wakaf dan sertifikat halal, serta pemberian bingkisan
kepada masyarakat. Penyerahan sertifikat wakaf menjadi langkah penting dalam
memberikan kepastian hukum terhadap aset wakaf yang dimanfaatkan untuk
kepentingan umat, seperti pembangunan tempat ibadah, pendidikan, maupun
kegiatan sosial keagamaan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur,
Marwansyah, menyampaikan bahwa legalitas wakaf melalui sertifikasi menjadi
bagian dari upaya menjaga dan mengoptimalkan pemanfaatan tanah wakaf agar dapat
digunakan secara berkelanjutan bagi kepentingan masyarakat.
“Dengan adanya sertifikat wakaf, aset yang telah diwakafkan
memiliki kepastian hukum sehingga pemanfaatannya dapat lebih terjamin dan
terkelola dengan baik untuk kemaslahatan umat,” ujarnya.
Selain itu, penyerahan sertifikat halal kepada pelaku usaha
juga menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi masyarakat. Sertifikasi
halal dinilai mampu meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang
dihasilkan, sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku usaha untuk
mengembangkan usahanya.
Melalui upaya ini, produk-produk masyarakat diharapkan tidak
hanya memenuhi standar kehalalan, tetapi juga memiliki daya saing yang lebih
baik di tengah perkembangan pasar yang semakin luas.
Kegiatan Safari Ramadan yang dilaksanakan di lingkungan
pondok pesantren tersebut berlangsung dalam suasana kebersamaan dan
kekeluargaan. Selain sebagai sarana mempererat silaturahmi, agenda ini juga
menjadi wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat untuk memastikan
berbagai program keagamaan dan pemberdayaan umat dapat dirasakan secara nyata.
Safari Ramadan di Kabupaten Lampung Timur diharapkan terus
menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam
memperkuat nilai-nilai keagamaan, kepedulian sosial, serta mendorong
pembangunan yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.
