Safari Ramadhan di Bandar Sribhawono, KUA Sampaikan 5 Sertifikat Tanah Wakaf dan 3 AIW dari Kemenag Lampung Timur
Bandar Sribhawono — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bandar Sribhawono mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur menyampaikan sertifikat tanah wakaf yang diserahkan oleh Wakil Bupati Lampung Timur dalam kegiatan Safari Ramadhan Kabupaten di Kecamatan Bandar Sribhawono, Kamis (5/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut disampaikan sebanyak lima sertifikat tanah wakaf serta tiga Akta Ikrar Wakaf (AIW) kepada para nazhir sebagai bentuk upaya pemerintah dalam memberikan kepastian hukum terhadap aset wakaf di tengah masyarakat.
Penyerahan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur yang bertujuan mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat sekaligus memperkuat syiar Islam di bulan suci Ramadhan.

Dalam kesempatan itu, Kepala KUA Kecamatan Bandar Sribhawono yang mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Lampung Timur menyampaikan bahwa sertifikasi tanah wakaf dan penerbitan AIW merupakan langkah penting dalam menjaga legalitas serta keberlangsungan aset wakaf agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan umat.
Menurutnya, dengan adanya sertifikat tanah wakaf dan AIW, tanah wakaf memiliki kekuatan hukum yang jelas sehingga dapat terhindar dari potensi sengketa di kemudian hari.
“Tanah wakaf memiliki peran penting dalam mendukung berbagai kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat, seperti pembangunan masjid, mushala, lembaga pendidikan, hingga kegiatan sosial lainnya. Oleh karena itu, legalitas wakaf menjadi hal yang sangat penting,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, Kementerian Agama, Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta masyarakat dalam mendukung percepatan sertifikasi tanah wakaf di wilayah Lampung Timur.
Kegiatan Safari Ramadhan tersebut juga diisi dengan tausiyah keagamaan, silaturahmi bersama masyarakat, serta rangkaian ibadah yang berlangsung dengan penuh khidmat.
Melalui kegiatan ini diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam upaya memperkuat pembangunan kehidupan keagamaan yang harmonis serta meningkatkan semangat kebersamaan di bulan suci Ramadhan.**ns