Search

Safari Ramadan 2026: Dari Pesantren untuk Kebersamaan dan Kepedulian Sosial

Safari Ramadan 2026: Dari Pesantren untuk Kebersamaan dan Kepedulian Sosial

Lampung Timur, (Humas) - Langkah kebersamaan kembali diteguhkan dalam Safari Ramadan 1447 H di Pondok Pesantren Darul Hidayah, Desa Srimosari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Rabu (25/2/2026). Kepala Kantor Kemenag Lampung Timur, Marwansyah, bersama Bupati Lampung Timur dan jajaran Forkopimda menyerahkan bantuan hibah serta santunan anak yatim sebagai wujud kepedulian dan dukungan terhadap pendidikan keagamaan.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur yang dilaksanakan secara terjadwal di berbagai pondok pesantren se-Kabupaten Lampung Timur. Untuk memaksimalkan jangkauan dan pemerataan kunjungan, Safari Ramadan tahun ini dibagi menjadi tiga kelompok atau tim.

Pada hari ini, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Marwansyah yang tergabung dengan Kelompok 1 bersama Bupati Lampung Timur selaku Ketua Tim, Kapolres Lampung Timur, Ketua Pengadilan Agama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Kepala BNN, serta unsur Forkopimda dan pejabat daerah lainnya.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Acara kemudian diisi dengan sambutan dari tuan rumah serta sambutan Bupati Lampung Timur selaku Ketua Tim Safari Ramadan.

Dalam kesempatan tersebut, diserahkan bantuan hibah uang kepada Pondok Pesantren Darul Hidayah sebesar Rp20.000.000,- sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan keagamaan. Selain itu, turut diberikan santunan kepada anak yatim/piatu sebagai wujud kepedulian dan perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan.


Kepala Kantor Kemenag Lampung Timur, Marwansyah, menyampaikan bahwa Safari Ramadan menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan keagamaan.

“Safari Ramadan ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi sarana memperkuat ukhuwah dan kolaborasi dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis serta mendukung kemajuan pondok pesantren di Lampung Timur,” ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan ceramah agama yang memberikan tausiyah tentang makna Ramadan sebagai bulan peningkatan keimanan dan kepedulian sosial. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama.

Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan buka puasa bersama dan pelaksanaan salat Magrib berjamaah, yang semakin mempererat kebersamaan antara pemerintah daerah, tokoh agama, santri, dan masyarakat setempat.