Search

Tingkatkan Profesionalisme Guru, Kemenag Lampung Timur Gelar Pemantauan EMIS GTK Madrasah 2026

Tingkatkan Profesionalisme Guru, Kemenag Lampung Timur Gelar Pemantauan EMIS GTK Madrasah 2026

Lampung Timur, (Humas) - Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur menyelenggarakan kegiatan "Pemantauan EMIS GTK Madrasah Tahun 2026" pada Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Operator MI (125 lembaga) dan MTs (97 lembaga) se-Kabupaten Lampung Timur.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Lampung Timur, Marwansyah, menekankan pentingnya penguatan Visi dan Misi Kementerian Agama menuju Indonesia Emas 2045. Beliau memaparkan visi besar untuk mewujudkan masyarakat yang rukun, maslahat, dan cerdas.

"Data harus semakin valid dan menampilkan realita yang ada di Madrasah. Guru yang maslahat adalah mereka yang disiplin dan memiliki kualitas pembelajaran yang baik, serta mampu merangkul seluruh siswa tanpa memandang level kemampuan akademik mereka," ujar Marwansyah.


Beliau juga merinci tiga misi utama yang menjadi landasan bergerak:

1. Meningkatkan kualitas kehidupan beragama yang rukun dan berorientasi pada kemaslahatan.

2. Meningkatkan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, termasuk pesantren.

3. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance).

Serta Asta Program Prioritas Kementrian Agama antara lain : Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan, Pemberdayaan Pesantren, Penguatan Ekoteologi, Pemberdayaan Ekonomi Umat, Layanan Keagamaan yang Berdampak, Perberdayaan Rumah Ibadah, Pendidikan Unggul yang Ramah dan Terintegrasi serta Digitalisasi Tata Kelola Kemenag.


Sementara itu, Plh. Kasi Pendidikan Madrasah, Ahmad Tsauban, dalam laporannya menyebutkan bahwa total peserta terdiri dari operator 125 MI dan 97 MTs. Beliau menegaskan bahwa operator adalah "ujung tombak" madrasah. Akurasi data EMIS menjadi kunci utama dalam memetakan profesionalisme guru sebagai pilar peradaban maju.

Melalui kegiatan pemantauan ini, Kemenag Lampung Timur mendorong seluruh operator dan GTK madrasah untuk terus memperbarui data EMIS secara berkala, termasuk data sarana dan prasarana, agar laporan yang dihasilkan semakin berkualitas.


Dengan data yang valid dan profesionalisme GTK yang terjaga, diharapkan madrasah semakin maslahat dan mampu menjadi pilihan utama masyarakat dalam membangun generasi yang berakhlak dan berdaya saing. Kegiatan ditutup dengan sesi pemantauan teknis yang diharapkan dapat meminimalisir kendala pendataan di tingkat satuan pendidikan.