Search

Pembinaan ASN Kemenag Lampung: Wakaf Catin Jadi Instrumen Manfaat Berkelanjutan bagi Umat

Pembinaan ASN Kemenag Lampung: Wakaf Catin Jadi Instrumen Manfaat Berkelanjutan bagi Umat

Bandar Lampung, (Humas) - Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A., memberikan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Sabtu (1/2/2025), di Bandar Lampung. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan dan ASN Kemenag se-Provinsi Lampung, termasuk Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Marwansyah.

Dalam pembinaannya, Sekjen Kamaruddin Amin menekankan pentingnya penguatan program Wakaf Calon Pengantin (Wakaf Catin) sebagai bagian dari inovasi layanan keagamaan yang berdampak langsung bagi umat. Wakaf Catin dipandang sebagai instrumen strategis untuk menumbuhkan kesadaran berwakaf sejak dini, khususnya pada momentum sakral pernikahan, sekaligus memperluas basis wakif produktif di Indonesia.


Program Wakaf Catin juga diarahkan untuk memperkuat peran Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai garda terdepan layanan keagamaan. Melalui integrasi edukasi wakaf dalam layanan bimbingan perkawinan, ASN Kemenag diharapkan mampu menghadirkan layanan yang lebih adaptif, edukatif, dan berkelanjutan, sejalan dengan agenda transformasi Kementerian Agama.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Marwansyah, menyatakan dukungannya terhadap penguatan Wakaf Catin yang disampaikan oleh Sekjen Kemenag. Ia menegaskan bahwa Kemenag Lampung Timur siap mendukung implementasi program tersebut melalui optimalisasi peran KUA dan peningkatan pemahaman ASN terkait wakaf produktif.

Menurut Marwansyah, Wakaf Catin memiliki potensi besar untuk dikembangkan di daerah karena tidak hanya memperkuat literasi wakaf masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pembinaan keluarga sejak awal pernikahan. “Wakaf Catin merupakan inovasi layanan yang strategis dan berdampak langsung bagi umat. Kemenag Lampung Timur siap mendukung implementasinya melalui penguatan peran KUA dan peningkatan kapasitas ASN, ” ujar Marwansyah. Ia berharap pembinaan ASN ini dapat menjadi penguat komitmen bersama dalam menghadirkan layanan keagamaan yang inovatif dan berdampak nyata bagi masyarakat.