Batanghari Nuban (Humas) -- Peringatan Hari Desa Nasional tingkat Kecamatan Batanghari Nuban berlangsung khidmat pagi ini. Upacara yang digelar di lapangan utama desa Sukaraja Nuban tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batanghari Nuban, M. Fahruddin , S. Ag., CWC., Kamis (15/01).
Kehadiran Kepala KUA dalam upacara ini menegaskan sinergi yang kuat antara otoritas agama dan pemerintah desa dalam meningkatkan pelayanan publik, khususnya terkait legalitas formal pernikahan warga desa.
Puncak acara peringatan Hari Desa Nasional kali ini diwarnai dengan momen menyentuh saat sesi penyerahan dokumen kependudukan. Camat Batanghari Nuban, Donnie Sitanola, SE, didampingi oleh Kepala KUA, menyerahkan secara simbolis buku nikah kepada sejumlah pasangan suami istri.
Buku nikah tersebut merupakan hasil dari program Itsbat Nikah Terpadu yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu. Program ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum bagi pasangan yang pernikahannya belum tercatat secara resmi di negara, sehingga mereka kini memiliki hak akses yang sama terhadap berbagai layanan jaminan sosial dan administrasi lainnya.
"Kehadiran kami di sini adalah bentuk komitmen KUA untuk 'jemput bola'. Hari Desa Nasional adalah momentum tepat untuk menunjukkan bahwa negara hadir hingga ke tingkat desa dalam memastikan setiap warga memiliki legalitas pernikahan yang sah," ujar Kepala KUA di sela-sela acara.
Dalam sambutannya, Camat Batanghari Nuban, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KUA atas kerja sama yang terjalin dalam menyukseskan itsbat nikah terpadu. Menurutnya, buku nikah bukan sekadar dokumen, melainkan kunci penting bagi warga desa untuk mengurus akta kelahiran anak, bantuan pemerintah, hingga administrasi kependudukan lainnya.
Upacara ditutup dengan sesi foto bersama antara pejabat kecamatan, staf KUA, dan para penerima manfaat itsbat nikah yang tampak bahagia memegang dokumen resmi mereka. (mfs)**
