Search

MENDEKATI RAMADHAN, KEPALA KUA DAN PENYULUH AGAMA ISLAM WAY BUNGUR SEMAKIN INTENSIFKAN PEMBINAAN KEMASJIDAN

MENDEKATI RAMADHAN, KEPALA KUA DAN PENYULUH AGAMA ISLAM WAY BUNGUR SEMAKIN INTENSIFKAN PEMBINAAN KEMASJIDAN

Way Bungur (Humas KUA) – Rabu (16/2/2022) Kepala KUA Way Bungur, H. Solihin Panji, S.Th.I., M.Sy., bersama PAIF,Tri Andini Cahyaningtyas, S.Th.I., dan Penyuluh Agama Islam lainnya kembali melaksanakan kunjungan silaturahmi dan pembinaan kemasjidan di Masjid darul Auliya` Desa Tegal Ombo, Kecamatan Way Bungur.

Kegiatan dihadiri oleh Kepala Desa Tegal Ombo, Akhmad Widodo, 31 orang takmir masjid se desa Tegal Ombo, 5 orang pengasuh Majelis Taklim dan 3 orang pengelola Madin dan TPQ.

Silaturahmi dimulai dengan pembacaan ayat suci al-Qur’an dilanjutkan dengan shalawat Nabi saw yang dibacakan oleh anggora Risma desa Tegal Ombo, kemudiansambutan selamat datang dari Ketua takmir Masjid Darul Auliya`, H. Tugimin yang memberikan sambutan hangat atas kedatangan KUA serombongan.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Kepala Desa tegal Ombo, Akhmad Widodo yang kembali menekankan betapa pentingnya pembinaan ini bagi masyarakat desanya khususnya bagi para pengelola rumah ibadah, majelis taklim dan TPQ serta RISMA. Ia berharap agar kegiatan ini terus dilakukan karena masyaraka haus informasi yang membangun dan mendidik khususnya dari KUA Kecamatan Way Bungur.

Kepala KUA, Solihin di dalam pembinaannya menyampaikan banyak hal terkait tupoksi KUA yang selama ini jarang terekspos, seperti pembinaan wakaf zakat, hisab rukyat, aliran paham keagamaan, termasuk pula pembinaan kemasjidan.

“Saya menyampaikan dengan detail tupoksi KUA dan sekaligus mensosialisasikan program unggulan serta informasi terkini dari Kementerian Agama seperti SE No. 5 Tahun 2022 tentang Pengaturan Pengeras Suara, dan juga logo baru bagi labelisasi halal” terang Solihin.  

PAIF, Tri Andini C, S.Th.I., dalam pembinaannya menyampaikan tentang arti penting menjaga Ukhuwah Islamiyah, menjaga jamaa’ah serta memakmurkan masjid dengan cara mengisi masjid dengan shalat beerjamaah.

“Ajak anak istri ke masjid, maka masjid menjadi makmur, jangan hanya segelintir saja yang ke masjid tetapi semua kita upayakan shalat di masjid, agar masjid semakin makmur” Tutupnya.*** [SPBP]