Lampung Timur (Humas) — Dalam rangka Gerakan Ekoteologi Kementerian Agama, Kantor Kemenag Kabupaten Lampung Timur bersama Pondok Pesantren Minhajut Thulab menggelar kegiatan penanaman pohon di lingkungan pesantren yang berlokasi di Kecamatan Way Jepara, Rabu (29/10/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kasi PAPKI Kemenag Lampung Timur, Ahmad Tsauban yang mewakili Kepala Kantor Kemenag Lampung Timur, Indrajaya, serta Direktur Utama Pondok Pesantren Minhajut Thulab, Ahmad Mansur Sidieq, Kepala KUA Way Jepara, para pengasuh dari 10 pesantren sekitar, staf Kemenag, dan santriwan-santriwati peserta kegiatan.
Dalam sambutannya, Ahmad Tsauban menyampaikan pesan dari
Kepala Kantor Kemenag Lampung Timur, Indrajaya, bahwa gerakan ekoteologi
merupakan bagian dari implementasi Asta Protas Kementerian Agama, sekaligus
bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup. “Menjaga bumi dan lingkungan
adalah bagian dari ibadah dan wujud syukur kita kepada Allah SWT. Semoga
kegiatan ini membawa manfaat dan menjadi gerakan nyata menjaga kelestarian
bumi,” ucapnya.
Lebih lanjut, Ahmad Tsauban menegaskan bahwa kegiatan ini
juga bertepatan dengan peringatan Hari Santri 2025, sehingga diharapkan menjadi
momentum bagi para santri untuk menumbuhkan kesadaran ekologis di lingkungan
pesantren. “Harapannya, dengan adanya kegiatan ini di lingkungan pesantren,
para santri dapat lebih menjaga lingkungan dan menanamkan rasa tanggung jawab
sebagai khalifah di bumi,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama Pondok Pesantren Minhajut
Thulab, Ahmad Mansur Sidieq, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas
terselenggaranya kegiatan ini di pesantrennya. “Kemenag menjadi payung bagi
pondok pesantren. Kami dari Minhajut Thulab dan pesantren-pesantren lain akan
terus mendukung dan mensuport dengan senang hati semua kegiatan Kementerian
Agama Kabupaten Lampung Timur,” ujarnya.
Setelah sambutan dan pembukaan oleh Ahmad Tsauban, kegiatan
dilanjutkan dengan penanaman pohon secara simbolis, kemudian penyerahan bibit
pohon kepada perwakilan pesantren yang hadir, di antaranya PP. Ibadurrahman,
PP. Hasyim Asy’ari, PP. Darul Ulum, PP. Al-Ittiqon, PP. Minhajur Rufaqo, PP.
Miftahul Falah, PP. Miftahul Huda, PP. Darussalam Gontor Putri, PP. Tahfidz
Quran Baitul Muslim, dan PP. Al Manar Khamila Quran.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga pesantren
dan masyarakat sekitar. Para santriwan dan santriwati turut berprtisipasi
aktif dalam menanam pohon di area pesantren seusai acara utama, sebagai simbol
komitmen menjaga alam.
Gerakan ekoteologi ini diharapkan menjadi awal gerakan
berkelanjutan di lingkungan pondok pesantren di Lampung Timur, menumbuhkan
kesadaran bahwa mencintai alam merupakan bagian dari nilai-nilai keagamaan dan
kebangsaan.
