Lampung Timur (Humas) -- Kepala Kantor Kementerian Agama Lampung Timur, H. Indrajaya menutup secara resmi kegiatan diklat tematik MI, karya tulis ilmiah guru pengawas, dan teknologi informasi penyuluh di kabupaten Lampung Timur, Rabu (30/4/25).
Dalam sambutannya, ia berpesan kepada peserta diklat bahwa kunci sukses menjadi seorang pemimpin adalah memiliki kompetensi, penguasaan informasi, dan kerjasama yang baik.
“Menjadi pemimpin harus siap, jangan pernah mengatakan tidak. Kunci sukses menjadi pemimpin adalah memiliki kompetensi, penguasaan informasi, dan kerjasama. Sebagai Guru dan Penyuluh harus punya impian yang indah, impian yang tinggi. Sekecil apa pun yang didapat dari diklat ini harus diimplementasikan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Balai Diklat Keagamaan Bandar Lampung dalam hal ini diwakili oleh Baijuri menyampaikan sumber daya manusia sebagai tenaga yang mana sebetulnya pengetahuan itu setiap kita pasti punya kami yakin dan percaya bahwa potensi yang ada belom sepenuhnya maksimal kita berdayakan,"ujarnya".
"Sehingga untuk itulah loka diklat Bandar Lampung hadir ditengah kita semua untuk memantik hidup sehingga kita semua harapannya setelah empat hari kita melaksanakan kegiatan online dan tiga hari offline terlahir menjadi pribadi yang lebih baik lagi".
Baijuri menambahkan peserta diklat sekalian mendapatkan kekuatan dan energi baru untuk kita semua dan kembali ke satker masing-masing dan mengimplementasikan apa yang sudah kita dapatkan. sebanyak apapun ilmu yang kita peroleh tanpa adanya action maka tidak akan berbuah hasil.
Diklat tersebut berlangsung selama tujuh hari, 24-30 April 2025, di Aula MTsN 1 Lampung Timur. Hadir pula dalam acara penutupan diklat tersebut Ketua Pokjawas Lampung Timur, TU MTsN 1 Lampung Timur dan Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Diklat Keagamaan Bandar Lampung. (PJ)
