Bandar Lampung – Wakaf uang tak lagi sekadar wacana. Dalam acara Penguatan Wakaf Tunai yang digelar Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung di Gedung Saibatin, Selasa (29/4/2025), Direktur Urusan Agama Islam (Urais) Ditjen Bimas Islam Kemenag RI, H. Arsad Hidayat, Lc., M.A., menyampaikan apresiasi tinggi sekaligus pesan penting kepada seluruh Kepala Kantor Kemenag dan Kepala KUA se-Lampung.
Ia mengapresiasi langkah progresif Kanwil Kemenag Lampung yang berhasil memotivasi gerakan wakaf uang hingga terkumpul hampir Rp800 juta yang kini dikelola oleh BWI Provinsi Lampung. Lebih dari itu, ia menekankan bahwa wakaf uang bukan sekadar ibadah, tetapi juga instrumen strategis untuk pemberdayaan umat.
“Kalau dikelola dengan profesional, wakaf uang ini luar biasa manfaatnya. Lihatlah Al-Azhar di Mesir, wakafnya sanggup memberi beasiswa, tempat tinggal, hingga makanan bagi pelajar ilmu agama. Di Mekkah, ada Wakaf Aceh, hasilnya dimanfaatkan untuk membangun penginapan yang membantu jamaah haji asal Aceh,” ungkapnya penuh semangat.
Arsad menegaskan bahwa potensi wakaf uang di Indonesia sangat besar, dan sudah saatnya Lampung menjadi contoh dalam optimalisasi wakaf untuk kemaslahatan umat. Ia mendorong agar para Kepala Kemenag dan Kepala KUA tidak hanya menjadi pelaksana, tapi juga penggerak dan inovator dalam literasi serta penghimpunan wakaf tunai di wilayah masing-masing.
“Jadikan wakaf uang ini sebagai gerakan bersama. Jangan hanya berhenti di catin, tapi rangkul masyarakat luas, libatkan tokoh agama, ASN, bahkan milenial,” pesannya.
Acara ini turut dihadiri oleh Plt. Kakanwil Kemenag Provinsi Lampung H. Erwinto, S.Ag., M.Kom.I., Ketua BWI Provinsi Lampung Heri Sulistio, serta para pejabat dan Kepala KUA se-Provinsi Lampung.
