Sukadana (Humas Pokjaluh)---Kelompok Kerja Penyuluh (POKJALUH) Agama Islam Kabupaten Lampung Timur berkolaborasi dengan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sukadana menggelar kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan bagi warga binaan. Acara ini berlangsung di Masjid Rutan mulai 11 hingga 13 Maret 2025.
Kegiatan pesantren kilat ini dibuka secara resmi oleh Kepala Rutan Kelas IIB Sukadana, Farizal Antoni. Turut hadir dalam acara pembukaan, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Lampung Timur, Kusaini, yang mewakili Kepala Kementerian Agama Lampung Timur, serta Ketua POKJALUH, H. Agus Salim.
Sebanyak 132 warga binaan mengikuti kegiatan ini, terdiri dari 114 peserta laki-laki dan 18 peserta perempuan. Pesantren kilat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan warga binaan, memperkuat spiritualitas selama bulan suci Ramadhan, serta membangun karakter yang lebih baik bagi mereka.
Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan materi keislaman, seperti pembelajaran Al-Qur'an, fiqih ibadah, akhlak, serta kajian keutamaan bulan Ramadhan. Selain itu, terdapat sesi diskusi dan tanya jawab yang memungkinkan warga binaan untuk lebih mendalami ajaran Islam secara interaktif.
Kepala Rutan, Farizal Antoni, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan berharap agar para warga binaan dapat memanfaatkan momen Ramadhan untuk memperbaiki diri dan meningkatkan keimanan.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian bagi warga binaan agar setelah mereka kembali ke masyarakat, mereka bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua POKJALUH, H. Agus Salim, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap warga binaan agar mereka tetap mendapatkan bimbingan spiritual, terutama dalam menjalani ibadah di bulan suci.
Dengan adanya pesantren kilat ini, diharapkan warga binaan dapat menjalani Ramadhan dengan lebih bermakna serta mendapatkan bekal ilmu agama yang dapat mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di dalam rutan maupun setelah kembali ke masyarakat.***(PS)
