Search

Pegawai KUA Labuhan Ratu Antusias Ikuti Integritas Festifal 2024

Pegawai KUA Labuhan Ratu Antusias Ikuti Integritas Festifal 2024

Labuhan Ratu, Lampung Timur (humas KUA) – Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia 2024, sejumlah pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Labuhan Ratu, Lampung Timur, mengikuti kegiatan Integritas Festival (INTEGRIFEST) yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (RI). Kegiatan ini dilakukan secara daring, sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan pemberantasan korupsi di Indonesia. Senin, (2/12/2024) 

Integrifest ini bertujuan mengedukasi serta memperkuat komitmen seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama dalam membangun budaya integritas dan antikorupsi. Dalam acara yang dihadiri oleh ribuan peserta ini, para pegawai KUA Labuhan Ratu mengikuti rangkaian kegiatan seperti arahan Menag, seminar dan diskusi, yang mengedepankan nilai-nilai integritas dalam bekerja., terutama pada arahan Menteri Agama yang memuat banyak poin penting. 

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi seluruh ASN untuk menegaskan komitmennya dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi etika serta transparansi. Selain itu, integritas yang kuat diharapkan dapat mencegah praktik-praktik korupsi di lingkungan pemerintahan, termasuk di sektor agama.

Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia tahun ini, yang diperingati setiap 9 Desember, menjadi seruan global untuk bersama-sama menanggulangi korupsi dan membangun dunia yang lebih bersih, jujur, serta berkeadilan. Dengan mengikuti kegiatan ini, para pegawai KUA Labuhan Ratu berharap dapat memberikan contoh yang baik dan mendukung upaya pemberantasan korupsi, baik di lingkup kementerian maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui partisipasi aktif dalam acara ini, Kepala KUA Labuhan Ratu, Solihin Panji dan staf menunjukkan komitmennya terhadap penerapan prinsip-prinsip integritas di semua lini, serta mendukung Indonesia dalam mewujudkan pemerintahan yang bebas dari korupsi.

Adapun poin penting yang disampaikan oleh Menag, Prof. Nasaruddin antara lain:

1. Kebanggaan kita bukan pada meraih penghargaan atau Award dari sana sini tetapi pada potret masyarakat yang baik terhadap Kementerian Agama karena itu kebanggaan yang sesungguhnya

2. Semua rapat yang bisa dilaksanakan dengan daring maka tidak perlu dilaksanakan secara luring demi menghemat dan juga melakukan efisiensi di semua aspek

3. Jangan jadikan pasangan kita menjadi pintu masuk untuk berlaku korupsi 

4. Semua agama mengajarkan bukan untuk mencari yang tinggi dan bukan mencari yang besar juga bukan mencari yang banyak di dalam meraih harta tetapi mencari yang berkah untuk keluarga dan memberi keberkahan pada orang lain 

5. Dalam bekerja Ingatlah falsafah Nabi Yusuf as yakni ia lebih suka hidup di penjara daripada bergelimangan harta tetapi dengan cara-cara yang zalim 

6. Kementerian Agama bukan hanya membersihkan diri sendiri tetapi juga berfungsi untuk mencerahkan masyarakat, Bagaimana bisa mencerahkan masyarakat jika Kementerian Agama sendiri belum bersih maka mari kita laksanakan pesan dan amanah dari Presiden Prabowo untuk melakukan bersih-bersih 

7. Khusus untuk para pimpinan dimulai dari kepala KUA, kepala madrasah, kepala Kan Kemenag, Kepala Kantor Wilayah bahwa saya ingin Kalian punya prinsip dan idealisme di dalam bekerja. Jadilah suri tauladan bagi seluruh pegawai dan staf dan mari lakukan pemutihan bagi masa lampau yang buruk dan jangan takut membuat gebrakan kebaikan. ***(SZP)